Beyonce di Coachella dan Pengakuan Terhadap Perempuan Kulit Hitam

Beyonce di Coachella dan Pengakuan Terhadap Perempuan Kulit Hitam

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 17 Apr 2018 12:36 WIB
Beyonce di Coachella dan Pengakuan Terhadap Perempuan Kulit Hitam
Beyonce. Foto: Getty Images
Jakarta - Beyonce menjadi perempuan kulit hitam pertama yang tampil di puncak acara festival musik Coachella. Ia tidak melewatkan momen tersebut begitu saja, sang pelantun dari lagu 'Single Ladies' itu membawa serta identitasnya ke atas panggung.

Di atas panggung, ia membangkitkan kembali sejarah panjang Amerika Serikat, lengkap dengan hal-hal politis yang selama ini mengoperasi kaum kulit berwarna lainnya di negara yang menyebut dirinya sebagai 'melting pot' tersebut.

Ia membawa serta marching band dan penari di atas panggungnya, untuk mengingatkan penonton mengenai para pelajar di sekolah-sekolah yang tergabung dalam HBCU (historically collegues dan universities).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beyonce. Beyonce. Foto: Getty Images


Tidak hanya itu, Beyonce juga menyanyikan 'Black National Anthem (Lift Every Voice and Sing)' pada penampilannya itu.

Banyak pihak mengatakan, penampilan Beyonce lebih dari sekadar pertunjukan musik. Panggungnya di Coachella adalah caranya untuk menunjukan sikap terhadap isu rasial yang selama ini terjadi.

Panggungnya menjadi sarana Beyonce untuk menampilkan sikapnya melawan opresi dan diskriminasi yang selama ini menimpa kaum kulit berwarna di Amerika Serikat.

Beyonce. Beyonce. Foto: Instagram/Beyonce


Tulisan 'Beyonce Lebih Besar dari Coachella' yang terbit di The New York Times mengatakan, "Penampilan Beyonce melenyapkan anggapan bahwa festival adalah untuk bersantai, konsep bahwa musisi ada untuk tampil sebagai sajian dari nuansa yang lebih besar. Beyonce tidak demikian. Panggung utama Coachella dijadikannya sebagai tempat untuk menegur dalam berbagai cara."

Tulisan lainnya dari The New York Times juga menyebutkan, "Ia membuktikan tak peduli berapa banyak uang dan ketenaran yang ia peroleh, ia akan menolak untuk bercerai dengan identitasnya dari budaya kaum kulit hitam."

Beyonce.Beyonce. Foto: Getty Images


Beyonce pertama kali dijadwalkan untuk tampil di Coachella pada akhir tahun lalu. Akan tetapi, kehamilannya membuatnya harus menunda penampilannya hingga tahun ini.

Tampilnya Beyonce di panggung Coachella merupakan perayaan sekaligus pembuktian. Perayaan atas pengakuan untuk perempuan berkulit hitam dan juga pembuktian bahwa musik tidak berhenti hanya pada musik itu sendiri, namun juga hal-hal yang melingkupi di sekitarnya.

Festival musik Coachella Valley Music & Arts Festival berlangsung sedari 13 hingga 22 April 2018 di Empire Polo Club, Indio, California, Amerika Serikat. Beyonce tampil Sabtu lalu, 14 April 2018.


(srs/dar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads