Bintang 20 tahun itu baru saja merilis album debutnya, 'Camila'. Kita semua tahu, ia memulainya dari 'The X Factor' tapi ternyata perjalanannya benar-benar dimulai jauh sebelum itu.
Mantan personel 'Fifth Harmony' itu terlahir di Cojimar, Kuba, dengan ibu yang berasal dari negara itu sementara ayahnya berdarah Meksiko. Camila dan keluarganya membagi waktu antara Havana dan Meksiko City.
Foto: Instagram @camila_cabello |
Saat usianya 7 tahun, Camila mengaku ingat perkataan ibunya yang mengajak dirinya pergi ke Disney World.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibunya mengemasi ransel kecil bersama dengan majalah bergambar Winnie the Pooh dan boneka kesayangannya. Mereka melintasi perbatasan, hingga sampai ke AS.
Pada usia muda, keputusan berani orangtuanya untuk mencari kehidupan yang lebih baik memang jadi perhatian utama. Sang ibu memang punya mental baja untuk memperbaiki kehidupan keluarga.
"Hari itu, saya tahu jika saya memikirkannya, ketakutan akan membuat saya kembali. Karena itulah saat saya takut, saya memaksa diri untuk melompat. Saya tak berpikir, hanya melompat. Begitu ibu bilang kepada saya," kisah Camila.
Ibunya adalah seorang arsitek yang bagus di Kuba. Tapi ketika sampai ke Amerika, tak ada satu pun gelar yang didapatkannya di Kuba dihitung. Tak sedikit yang tahu pekerjaan ibunya yang menjadi kunci bertahannya keluarga itu.
Foto: Twitter |
Camila mengingat, betapa sulitnya sang ibu bekerja di depan program komputer yang tidak mereka gunakan di negara-negara bagian seperti di Kuba. Mereka masih menciptakan semuanya dengan tangan, pensil dan kertas.
"Dia belajar dengan cepat karena benar-benar harus bertahan. Imigran memiliki satu kesamaan, kelaparan. Saya tak bermaksud secara harfiah, meskipun itu benar juga, tapi secara metaforis. Kelaparan untuk melakukan hal yang tak mungkin karena Anda tak memiliki pilihan lain karena Anda datang terlalu jauh karena Anda sudah tahu apa yang sedang diperjuangkan," tuturnya.
Setelah satu setengah tahun di Amerika Serikat, sang ayah, Alejandro Cabello akhirnya bergabung dengan mereka di Miami. Ketika pertama datang ke AS, ia disebut Camila mulai mencuci mobil di depan Dolphin Mall di antara panas terik. Mereka terus bergerak maju bersama komunitas Latih di Miami, saling membantu hingga perlahan-lahan, orangtua Camila pun membentuk perusahaan kontrsuksi.
"Kisah orang tua saya membantu saya untuk mengetahui apa yang penting dalam hidup ini," ungkapnya. (nu2/nu2)












































Foto: Instagram @camila_cabello
Foto: Twitter