Eks Gitaris Extreme Buka 'Klinik' di Jakarta
Selasa, 14 Jun 2005 17:40 WIB
Jakarta - Nama Nuno Bettencourt memang asing terdengar. Tapi jika dengar band Extreme, mungkin baru ngeh bahwa Nuno adalah mantan gitaris band tersebut. Juni ini, Nuno akan datang ke Jakarta untuk membuka klinik gitar.Kegapean Nuno dalam menggenjreng dan memetik gitar tentu sudah tak diragukan lagi. Petikan gitarnya dalam 'More Than Words' khas dan menjadikan lagu ini 'legenda' untuk Extreme yang sudah almarhum.Nah, sebelum menyaksikan penampilan Paul Gilbert 13 Juli mendatang,ada baiknya mengikuti klinik gitar Nuno Bettencourt. Gitaris yang kini tergabung dalam band Population itu akan ke Jakarta dalam rangka promo gitar Washburn barunya, yaitu N-5 dan N-6. Sebelumnya, Gitar N-2 dan N-4 nya sukses di pasaran Indonesia. Nuno akan membuka klinik gitarnya pada 15 Juni 2005, di Hotel Novotel, Mangga 2 Square, Jakarta Pusat.Sejarah bergitar pria kelahiran 20 September 1966 ini memang layak lirik. ketertarikannya pada gitar bukanlah awal dari karir bermusiknya. Pada band pertamanya, Overseas, Nuno memilih bass sebagai alat musik pegangannya. Baru pada band keduanya, Myth, ia melirik gitar, keyboards sekaligus menjadi background vocals. Seiring waktu, ia akhirnya memilih gitar menjadi pegangannya dalam bermusik. Ini berlanjut pada band-band berikut yang didirikannya seperti Viking, Ruin, Sinful dan yang membuat namanya melambung, Extreme. Bersama Extreme, Nuno mendapat pengakuan khalayak ramai. Sayangnya, tahun 1996 band itu bubar setelah sebelas tahun berdiri. Kendati begitu, Nuno tetap melanjutkan karirnya sebagai gitaris. Bersama dengan saudaranya, Donovan dan Paulo Battencourt, Nuno mendirikan band Nuno pada 1997. Lagi-lagi karirnya gitarnya mendapat cobaan dengan bubarnya 'Nuno'. Nuno mendirikan lagu Mourning Widows bersama Donovan dan Jeff Consi. Seperti sebelumnya, ini berlangsung tak lama. Yang terakhir, Nuno membentuk band bernama Population 1 tahun 2002 lalu. Hingga kini, ia masih tergabung di band tersebut bersama Joe Pessia (bass), Steve Ferlazzo (keyboards), Kevin Figuerido (drums). (ana/)











































