Polisi Sebut Beban Kerja Jadi Motif Bunuh Diri Manajer JKT48, Ini Kata Label

Polisi Sebut Beban Kerja Jadi Motif Bunuh Diri Manajer JKT48, Ini Kata Label

Veynindia Esaloni Pardede - detikHot
Rabu, 22 Mar 2017 13:31 WIB
Polisi Sebut Beban Kerja Jadi Motif Bunuh Diri Manajer JKT48, Ini Kata Label
Foto: Inao Jiro (kiri)/Foto: Buku Laptime JKT48 karya Dhimas Ginandjar
Jakarta - Polisi menyebut motif bunuh diri Inao Jiro, Manajer JKT48 adalah tekanan pekerjaan. Ini komentar pihak label, Hits Record terkait meninggalnya warga negara Jepang itu.

Menurut Clement, GM Operasional Hits Record saat dihubungi via telepon, Rabu (22/3/2017), sepengetahuannya selama ini Inao Jiro tidak pernah mengeluh ada masalah. Clement menilai semua berjalan baik-baik saja.

"Nggak, semua biasa-biasa saja. Nggak ada masalah, baik-baik saja semuanya," ucap Clement.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Clement mengatakan dirinya terkahir bertemu dengan Inaor Jiro pada 2 minggu lalu. Tapi ia mengatakan tidak ada yang aneh dari pertemuan itu.

Polisi Sebut Beban Kerja Jadi Motif Bunuh Diri Manajer JKT48, Ini Kata LabelFoto: Dok. Istimewa
"Bertemu Jiro terkahir kali dua minggu lalu, kami meeting," urai Clement.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menyebut motif bunuh diri Inao Jiro adalah beban kerja yang terlalu berat. "Motif karena beban kerja terlalu berat. Pekerjaan generalisasi manajer JKT48," ucap Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri kepada wartawan, Rabu (22/3/2017).

(dar/dar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads