"Ide ini sebenernya sudah lama, kolaborasi untuk menghasilkan karya yang baru dan nilai yang baru. Tidak hanya untuk meramaikan musik Indonesia tapi luas sekali," ujar David Tarigan, salah satu music director dan konseptor acara ini di The Foundry 8, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (22/2).
Acara ini menghadirkan 12 grup musik yang masing-masing akan berkolaborasi. "Ada pertimbangan juga. Tapi yang pasti 12 band ini segala macam kemungkinan kita berusaha untuk buatkan ruang untuk merealisasikannya. Dan menghasilkan sesuatu yang tidak kebayang," tambah David.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inspirasi lagunya datang dari Tuhan sama seperti jodoh. Belum kita transfer ke lagu yang kita bikin," ujar Iga, vokalis Barasuara. Iga merasa sangat tertantang dengan adanya kolaborasi ini.
"Kita udah memiliki chemistry yang udah terbangun. Dan akan ada warna-warna musik dan akan menjadi sesuatu yang baru," papar Bam Mastro, salah satu personel Elephant Kind.
Walaupun masih tahap awal, diharapkan 'Urban Gigs x Unrelased Project' akan menjadi sesuatu yang berbeda bagi pecinta cutting-edge musik di Indonesia.
"Hal ini masih dalam tahap awal kayak PDKT dalam proses kreatif selama beberapa bulan dan kemungkinannya masih banyak sekali. Masih bisa meraba-raba dan menghasilkan masing-masing proyek dan dua lagu baru yang akan direkam dan dirilis memakai konsep piring hitam," jelas David.
'Urban Gigs x Unreleased Project' akan diadakan di Jakarta, Medan, Pekanbaru, Palembang, Bandung, Lampung, Semarang, Surabaya, dan Makassar mulai 4 Maret hingga 9 Desember. (vep/mmu)











































