KunoKini adalah tipe yang kedua. Grup bernuansa etnik yang terbentuk sejak 2003 itu memilih untuk sibuk menggelar panggung dibandingkan dengan menambah koleksi albumnya yang baru satu. Album itu bernama 'Reinkarnasi' yang dirilis pada 2010.
"Produktivitas KunoKini nggak bisa dilihat dari jumlah album. Tapi, justru pemekaran-pemekaran karya. Seperti konser dengan selalu menyisipkan lagu-lagu baru, ada juga kolaborasi dengan penari," ujar FIkri, personel paling muda saat berbincang kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bob Tutupoli Kenang Tekad Eddy Silitonga Sebelum Sukses
Di luar alasan tadi, sebenarnya konsep yang dijalankan KunoKini punya tujuan. Mereka ingin kualitas antara album dan pertunjukan langsung bisa sama-sama baik.
"Kami maunya ketika ada album, kualitas di panggung juga sama. Jadi, nggak bisa orang mendengarkan album lebih baik daripada 'live' atau sebaliknya. Itu juga kenapa, kami membuat album selalu dengan rekaman 'live'," tutup Bhismo.
Tahun ini, KunoKini melakukan pemekaran dengan menambah personelnya dengan Svara Liane. Yaitu grup yang dihuni dua brass section, satu pemain bass dan dua penyanyi latar.
Selain itu, mereka juga baru merilis single terbaru berjudul 'Hey Beb!' yang berduet bersama Kalula. Lagu tersebut direncanakan menjadi jembatan menuju album terbarunya nanti. (mif/mmu)











































