Ibukota Kabupaten Belu, NTT itu tidak luas, gayanya juga bukan metropolitan. Tapi, Atambua merupakan gerbang masuk Indonesia ke mantan wilayahnya dulu yang sudah memutuskan menjadi negara sendiri pada 20 Mei 2002, Timor Timur atau Timor Leste.
Berbanding terbalik dengan Slank. Band hunian Bimbim, Kaka, Ivanka, Abdee dan Ridho yang telah menyebarkan puluhan hits serta jargon 'peace' sejak 1983 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa jadinya jika Atambua bertemu dengan Slank? Bagaimana bila Slank menyambangi Atambua dan menyebarkan virus damainya di sana?
Itulah yang akan terjadi besok, Selasa (31/5/2016) sekitar pukul 16.00 WITA di Lapangan Umum Kota Atambua. Band pelantun megahits 'Terlalu Manis' itu menggelar konser gratis bertajuk 'Konser Indonesia Perbatasan: Membangun Indonesia dari Perbatasan'. Sebuah konser hasil kerja sama Slank dan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Konser di Atambua merupakan rangkaian lanjutan dari aksi mereka di Singkawang, Kalimantan Barat, 15 Mei kemarin.
"Di sana agak terbengkalai. Dengan hadirnya kami, Insya Allah pesan moral, kebangsaan, anti narkoba dan perdamaian bisa sampai," ujar Bimbim dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.
Akan tetapi, Slankers di luar Atambua yang tidak bisa datang langsung jangan kecewa. detikHOT yang tiba di Atambua sekitar pukul 12.00 WITA, siap melaporkan langsung momen pertama dan istimewa ini. Ikuti terus beritanya ya!
(mif/mmu)











































