Namun, beberapa tahun terakhir sejumlah musisi merasa media sudah tak lagi memberikan dukungan sepenuhnya, terutama televisi. Bertepatan dengan ulang tahun ke-14 grup media Transmedia, para musisi bintang tamu menyampaikan harapan dan saran mereka untuk Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, detikcom dan Transvision dalam memajukan industri musik.
"Paling sederhana adalah dulu video klip itu jadi hal yang esensial di televisi. Sekarang sudah jarang ada yang menampilkan secara utuh. Kami menuntut agar Transmedia memberanikan diri memulai itu kembali," ujar RAN saat ditemui di Kawasan Terpadu Transmedia, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Charly Van Houten selaku vokalis Setia Band juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya, sudah saatnya media menjadi wadah yang luas dan baik bagi musik Indonesia.
"Media, khusunya pertelevisian mungkin sekarang sedang lemah terhadap musik Indonesia. Tapi televisi harus sadar bahwa mereka adalah suatu wadah informasi musik untuk orang banyak. Semoga ke depannya, Transmedia bisa memberikan yang lebih lagi," saran Charly.
Begitu juga dengan solois Judika. Dia ingin agar Transmedia mempertahankan dan menjalankan terus program musik dengan kualitas, seperti program miliknya, 'A Night with Judika'.
"Sebagai musisi, gue tetap ingin program musik yang berkualitas dihadirkan di Transmedia dan televisi lain. Seperti sekarang, gue punya acara musik 'A Night with Judika' di Trans TV. Di situ gue nggak mau ngomongin hal lain kecuali musik, bintang tamu semua ngomong musik," cerita pelantun 'Papa Mama Larang' itu.
"Dari Trans membebaskanΒ gue untuk ngapain aja. Mereka berani bilang nggak usah pikir rating, yang penting bisa memajukan musik Indonesia. Acara yang serupa itu harus dibuat lebih banyak," pungkasnya. (mif/doc)











































