Setelah dimulai dari toko musik Aquarius 2013 lalu, kini giliran Disc Tarra yang kabarnya tumbang. Bermula dari sebuah pernyataan di dunia maya yang menyebutkan bahwa 31 Desember 2015 nanti akan menjadi hari terakhir toko musik Disc Tarra beroperasi.
detikHOT mencoba mengkonfirmasi perihal hal tersebut. Menurut sumber di salah satu outlet Disc Tarra di Jakarta Selatan, nasib Disc Tarra kini masih mengambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalaupun tutup, bisa jadi itu proses penghitungan ulang. Mana yang laku, mana yang tidak. Baru nanti ditindak lagi," lanjutnya.
Kabarnya juga, tutupnya toko Disc Tarra disusul perjalanan baru menuju penjualan secara online. Namun lagi-lagi, hal itu belum bisa dikonfirmasi secara pasti.
"Untuk itu (penjualan online), saya juga belum tahu,"ujar sumber yang minta tak disebutkan identitasnya itu.
Disc Tarra berdiri di Indonesia sejak 1986. Tak hanya menjual album para musisi, toko ritel itu juga menyediakan aksesori yang berhubungan dengan aktivitas menikmati musik, seperti headphone.
Menurut situs resminya, saat ini Disc Tarra tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Dengan total 86 outlet, Jakarta memiliki jumlah terbanyak dengan 28 outlet.
(mif/mmu)











































