Festival musik metal 'Sonic Fair' resmi digelar hari ini. Belasan band metal dalam negeri dan dua band metal kawakan internasional didaulat mengibur metalheads.
Namun, ada satu isu yang tidak sedap ketika 'Sonic Fair' baru dimulai. Yaitu seruan untuk mengosongkan panggung ketika band metal asal Inggris, Carcass tampil.
Seruan itu dipelopori oleh Doni Herdaru Tona alias Doni Iblis. Personel Funeral Inception dan penggagas organisasi Animal Defender itu menyerukan agar penonton 'Sonic Fair' di Auditorium Ancol Beach City, Jakarta Utara, Minggu (3/5/2015) keluar ketika Carcass tampil. Alasannya, adalah penghinaan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo perihal kebijakan hukuman mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditemui di lokasi 'Sonic Fair', Doni menceritakan lebih lanjut tentang seruan itu.
Baca Juga: Sukses! Nia Daniaty Persembahkan Konser 'Gelas Gelas Kaca' untuk Rinto Harahap
"Mereka (Carcass) menghina presiden berarti mereka menghina simbol negara gue. Parahnya lagi, mereka mau tampil di sini. Gue nggak terima hal seperti itu," ujar Doni kepada detikHOT.
"Metal itu attitude, respect, lo boleh mocking kalau ada dasarnya. Mereka bilang Jokowi 'death metal posser', alasannya apa? Kebijakan untuk memberantas drugs itu harus tegas. Kalau lo marah, ya lo user. Lo takut kaum lo habis," tambahnya lagi.
"Daripada main fisik, lebih baik kita psikis. Thought dibalas dengan thought. Kalau dia main, terus nggak ada penonton, pasti lebih sakit daripada dipukul," pungkas Doni.
Apakah metalheads yang hadir di 'Sonic Fair' akan melakukan itu? Kita lihat saja nanti. Karena Carcass baru dijadwalkan tampil sekitar pukul 22.00 WIB malam nanti.
Saat ini 'Sonic Fair' baru saja dibuka oleh band metal Poison Nova. Seringai, Jasad, Burgerkill hingga Down For Life akan bergantian tampil. Barulah Killswitch Engage menutup 'Sonic Fair' tengah malam nanti.
(mif/tia)











































