Hal tersebut kini tengah dicoba oleh Kamasean Matthew atau lebih akrab disapa Sean. Perempuan hitam manis ini memilih untuk keluar dari major label yang memutuskan untuk berjalan sendiri.
Baca juga: Afgan Bicara tentang Pembajakan dan Belajar dari Industri Musik K-Pop
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak hal ya, salah satu alasanya karena nggak buru-buru bikin album. Aku bukan mau nyombongin diri atau apa, aku salah satu musisi yang idealis," ucapnya saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (22/2/2015).
"Aku tak ingin kompromi dalam segala hal. Aku produce sesuatu dengan independen," sambungnya.
Baca juga: Muse Bocorkan Potongan Album Baru
Jebolan sebuah ajang pencarian bakat bernyanyi itu mengaku bukan berarti ia membenci label. Tapi memang beberapa hal yang memang lebih nyaman dinyanyikan sendiri.
"Aku tidak anti label, tetapi justru aku ingin sama-sama maju. Karena aku ngerti banget, entertainment akan kembali ke bisnis. Akan ada keputusan yang dipengaruhi secara bisnis. Ada musisi yang fine aja," jelasnya.
Sean menuturkan kisah di balik dari penggarapan lagu 'If Only...'. Ia mengaku mencoba berhayal dalam lagu ini.
"Single judulnya 'If Only...' Kenapa ada titik, karena ini gantung. Pokok aku di dalam lagu ini, dia suka sahabatnya. Ternyata sahabat suka sama orang lain. Tapi yang suka ini berharap dan nggak maksa," tuturnya.
(fk/mmu)











































