Rayakan HUT Marley, Rastafarian Kumpul di Ethiopia
Rabu, 02 Feb 2005 12:07 WIB
Jakarta - Ribuan Rastafarian dan penggemar musik berkumpul di Ethiopia untuk mulai berbagai acara selama satu bulan, memperingati ulang tahun ke-60 Bob Marley. Untuk pertama kalinya perayaan tahunan ini dilakukan di luar Jamaica, tempat asal Bob Marley.Ratusan ribu orang akan menghadiri konser 'Afrika Unite', peringatan karya dan kehidupan Bob Marley yang digelar setiap tahun. Ethiopia dipandang sebagai tempat ideal karena para sebagai pengikut Rastafarian, Bob Marley menganggap mendiang Raja Etiopia Haile Selassie sebagai Tuhan mereka. Lagu 'Africa Unite' diambil dari album Bob Marley yang paling bernuansa politik, Survival. Di sampulnya ada kutipan dari seorang pegiat kulit hitam Marcus Garvey, "Orang tanpa pengetahuan akan sejarah masa lalunya, asal muasal, dan budayanya seperti pohon tanpa akar." Dalam album yang sama, ada juga lagu berjudul 'Zimbabwe' yang digubah untuk memperingati kemerdekaan negara itu pada tahun 1980.Seperti dilansir BBC, Rabu (2/2/2005), Bob Marley yang lahir St Ann, Jamaika, 6 Februari 1945 adalah satu-satunya artis asing yang diundang dalam panggung kemerdekaan Zimbabwe. Saat itu dia menyadari bahwa lebih banyak orang Zimbabwe yang menghapal lirik lagunya daripada lirik lagu kebangsaan Zimbabwe. Bob Marley adalah pengikut Rastafarian yang saleh dan amat percaya pada ajaran utamanya, yaitu kembali ke ibu pertiwi Afrika.Pria berambut gimbal ini merupakan tokoh yang memberi inspirasi bagi musisi di seluruh Afrika, dengan campuran musik reggae dan politik. Beberapa musisi Afrika diantaranya seperti Lucky Dube di Afrika Selatan, dan Alpha Blondy di Pantai Gading berhasil meraih reputasi internasional. (dit/)











































