Rapper asal Australia itu pun sempat naik pitam dengan ejekan tersebut. Ia hanya menegaskan hanya ingin bermusik tanpa harus membahas hal berbau rasis.
"Saya pikir yang harus ditegaskan adalah saya 100 persen adalah seorang perempuan," ucapnya kepada Vanity Fair, Jumat (9/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak melihat hal tersebut aneh. Banyak musisi seperti The Rolling Stones, Elvis Presley dan Eminem, mereka besar di tempat di mana black music berkembang," jelasnya.
Tak mau ambil pusing, pelantun 'Fancy' itu pun justru mengejek balik orang-orang yang melontarkan ejekan berbau rasis itu. "Mungkin mereka harus melihat sejarah musik lagi," tutupnya.
(fk/mmu)











































