Bercerita tentang kelompok musik yang dibentuknya tahun 2007 itu, Pongki mengungkapkan bahwa itulah band ternikmatnya saat ini.
"The Dance Company itu band surga. Saya nggak mungkin bisa bentuk lagi band kaya gitu di masa depan. Istilahnya di band itu ada empat Pongki, ada empat Baim, empat Nugie sama empat Aryo. Sangat enjoyable," tutur Pongki kepada detikHOT beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa di salah satu panggung, Aryo itu baru datang di lagu ke-2. Panitianya nggak masalah, karena kita semua memang bisa bernyanyi. Atau kadang juga, misalnya Aryo sudah ada janji mau kemana, nanti di tengah-tengah manggung dia pamit cabut duluan, kita yang nerusin," cerita suami Sophie Novita itu.
"Pernah juga saya digantikan selama sebualan penuh karena harus ke luar negeri. Pernah kita udah janjian mau promo album, tiba-tiba salah satu nggak bisa karena lupa sebetulnya ada janji sama anaknya. Ya seperti itu, tapi kita yasudahlah, nggak ada yang dipusingin," sambungnya.
Bukan berarti tanpa berdebat apalagi keributan. Pelantun 'Selamat Malam Dunia' itu mengakui band pelantun 'Coba Kau Bayangkan' yang dibelanya itu sering mengalaminya.
"Keributan pasti, debat juga. Tapi itu biasanya di telepon atau chatting, pas ketemuan kita semua tertawa bareng-bareng lagi," pungkasnya.
(hap/ron)











































