Hal itu terjadi ketika musisi legendaris Neil Young merencanakan konsernya di salah satu kota di Israel, Tel Aviv, Minggu (13/7) waktu setempat. Sayangnya, rencana konser Neil Young itu harus terhenti karena dibatalkannya izin untuk menggelar pertunjukan. Alasannya jelas saja, perang Palestina dan Israel yang seminggu ini kembali mengganas.
"Dengan berat hati kami harus membatalkan satu-satunya penampilan kami di Israel karena perang dan ketegangan yang tidak memberikan rasa aman ini. Kami berharap, semoga kami dapat kembali bermain untuk Israel, bahkan Palestina, dalam keadaan damai," tutur juru bicara pelantun 'Down by the River' dalam sebuah pernyataan pers, seperti dikutip detikHOT, Senin (14/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Neil Young sempat berpikir untuk mengiyakan ajakan teman-teman musisi lainnya yang kabarnya mau melakukan boikot kepada Israel. Namun, karena akhirnya dibatalkan, Young tidak sempat melakukan rencana tersebut.
(hap/mmu)











































