Konser Neil Young di Israel Dibatalkan Karena Perang

Konser Neil Young di Israel Dibatalkan Karena Perang

- detikHot
Senin, 14 Jul 2014 15:35 WIB
Konser Neil Young di Israel Dibatalkan Karena Perang
(Getty Images)
Jakarta - Tiada habisnya perang yang terjadi antara Palestina dan Israel, semakin lama semakin menyentuh banyak aspek kehidupan. Bukan cuma soal peluru dan mayat yang berbaring, tapi juga sudah menyinggung elemen sosial warga negara yang masih hidup untuk menikmati pertunjukan musik.

Hal itu terjadi ketika musisi legendaris Neil Young merencanakan konsernya di salah satu kota di Israel, Tel Aviv, Minggu (13/7) waktu setempat. Sayangnya, rencana konser Neil Young itu harus terhenti karena dibatalkannya izin untuk menggelar pertunjukan. Alasannya jelas saja, perang Palestina dan Israel yang seminggu ini kembali mengganas.

"Dengan berat hati kami harus membatalkan satu-satunya penampilan kami di Israel karena perang dan ketegangan yang tidak memberikan rasa aman ini. Kami berharap, semoga kami dapat kembali bermain untuk Israel, bahkan Palestina, dalam keadaan damai," tutur juru bicara pelantun 'Down by the River' dalam sebuah pernyataan pers, seperti dikutip detikHOT, Senin (14/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat hal tersebut, musisi 68 tahun itu langsung menggalang dana untuk sebuah lembaga bermusik milik Israel bernama Louse Tillie Alpert Youth Music Center of Israel dan Heartbeat. "Itu adalah dua lembaga yang mengajarkan musik kepada pemuda-pemudi Israel dan Palestina, serta membuat mereka bisa bermain musik bersama-sama," sambung sang jubir lagi.

Sebelumnya, Neil Young sempat berpikir untuk mengiyakan ajakan teman-teman musisi lainnya yang kabarnya mau melakukan boikot kepada Israel. Namun, karena akhirnya dibatalkan, Young tidak sempat melakukan rencana tersebut.

(hap/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads