Dua di antaranya Herman (17) dan Lusi (16). Herman yang berasal dari Malang mengaku menggunakan jasa transportasi kereta api untuk menuju Jakarta.
"Iya nih rela dong demi One Direction, rela semuanya mulai dari bangun pagi sampai tiket buat kereta sendiri. Ya namanya juga fans, harus itu," ucapnya mantap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi naik pesawat paling pagi, tapi sampai sini sudah penuh banget. Tapi tetap semangat," katanya.
Dengan didampingi ibunya, Lusi berharap banyak bisa segara mendapatkan tiket hari ini. Namun ia terpaksa memendam kekecewaan karena penjualan tiket harus dihentikan.
"Kalau aku mungkin kecewanya nggak gimana-gimana banget, tapi tadi ada cewek yang dari Jember dia ikut penerbangan pertama juga, padahal buyutnya meninggal di Jember, akhirnya dia langsung terbang lagi ke Jember, kasihan," tuturnya.
Lusi memang sengaja untuk datang ke Jakarta demi mendapatkan tiket secara langsung agar hatinya tenang. "Kalau online kemungkinannya kecil lagian aku sudah ngefans banget jadi harus nonton," ujarnya menggebu.
Saat ini tempat penjualan tiket di Mal Kasablanka sudah tidak dipadati oleh fans yang mengantre. Ribuan penggemar yang memadati area mal, berangsur menyusut setelah pihak kepolisian menghentikan penjualan tiket tersebut. Namun tak sedikit yang bertahan seperti Ani (15).
"Dateng jauh-jauh dari Bandung sekarang ngaso dulu aja nanti sore baru pulang," ucapnya dengan raut wajah lelah.
(wes/ich)











































