Menurut pentolan Duo Maia itu, band atau penyanyi baru itu harus kreatif dalam mengarang lagu. Tak hanya itu, kreatif membuat musik yang enak juga jadi pilihan kriterianya.
"Kalau misal bentuknya band, mereka harus bisa ngarang lagu sendiri. Waktu kasih demo, aku dengar, dan enak didengar itu yang sudah lewat seleksi tim aku, jadi ada team work," ujarnya saat ditemui di Exodus, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014) malam.
Selain itu, tambah Maia, faktor fisik juga penting bagi penyanyi atau band baru dalam labelnya. Sebab, lanjutnya, ketampanan wajah jadi faktor pendukung untuk disukai pecinta musik Tanah Air.
"Kalau di Indonesia masih butuh fisik, suka nggak suka ya. Paling nggak enak dilihat. Kayak Eden, kan vokalisnya bagus, atau yang harus bagus banget suaranya," imbuhnya.
Nah, jika kreatif dan fisik sudah mumpuni, ada lagi yang dirasa penting bagi ibu dari Al, El, dan Dul itu. Apa ya?
"Ada faktor X yang nggak bisa kita kontrol. Ada yang bagus, tapi nasibnya belum. Ada yang promonya besar tapi nggak jadi-jadi. Bahkan ada yang nggak promo, tapi jadi. Ini faktor selera pasar," pungkasnya.
(wes/mmu)











































