Diawali pada 2005, De Neno format lama berdiri yang berisikan Gaps (Gitar) dan Martin (drum) yang kehilangan vokalis dan satu gitaris. Sedangkan di sisi lain, Damas (Vokal) dan Agha (Gitar) juga baru ditinggal gitaris dan drumernya.
Singkat cerita akhirnya mereka bertemu dan mencoba untuk nge-jam bareng. Tapi tak asal main bareng, mereka pun harus melewati 'masa percobaan' dengan ditantang untuk manggung bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Formasi seperti akhirnya terbentuk pada 5 November 2010, dan kita sebenarnya juga udah lam saling kenal. Dan memang udah jodoh kayaknya, yang sana butuh apa yang sini butuh apa," sambung Gaps.
Sedangkan untuk nama De Neno mungkin cukup unik jika dilawalkan dengan bahasa Indonesia. Namun, di balik keunikan tersebut banyak makna dari nama De Neno.
Para personel De Neno sendiri begitu antusias saat menjelaskan bagaimana asal muasal dari nama tersebut. Termasuk sang drumer, Martin yang menjelaskan A sampai Z bagaimana nama De Neno bisa terpilih.
"Awalnya kita pakai Neno-nya aja itu dari kata 'Uis Neno' yang berarti Dewa Langit. Kita ambil langitnya aja jadi Neno-nya aja," jelas Martin.
"Akhirnya kita sering main akhirnya orang sering bilang The Neno, jadinya diplesetin dari The jadi De Neno biar beda," sambungnya.
Kata orang nama sendiri merupakan harapan untuk sang penyandang nama itu sendiri. Sama seperti ungkapan tersebut, De Neno juga punya harapan dengan nama tersebut.
"Kita mau karya kita bisa diterima seluas mungkin, terus kalau bisa rezeki bisa tinggi selangit-langit," tutur Martin yang dilangsung diamini oleh personel lainnya.
Setelah sejarah singkat soal terbentuknya De Neno, kini gilira cerita para personel soal ajang festival yang sukses melejitkan namanya. Memang festival apa sih?
Penasaran? Simak terus berita-berita De Neno sebagai Rookie Of The Month detikHOT bulan ini.
(fkh/wes)











































