Mantan vokalis Jikustik itu melihat keseragaman media TV Indonesia yang selalu mengangkat genre musik itu-itu saja dalam kurun waktu tertentu. Secara otomatis tren musik tersebut pun terbentuk dari media TV.
"Acara musik itu bukan patokan tren. Matiin TV, nah di luar sana itu harta karunnya banyak banget dari musik Indonesia. Semua punya kekuatan," ujar Pongki ditemui di Gedung Radio Republik Indonesia, Jakarta, Senin (3/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kayak pisau aja, nggak pernah salah. Kalau saya enggak suka dengan acara itu, ya berarti itu acaranya bukan buat saya. Tinggal matiin TV aja atau cari yang lain. Nggak suka matiin, protes percuma," jelasnya.
(dee/fkh)










































