Pada 11 Januari lalu, Foster the People dibawa promotor 3Ocean Live konser di Tennis Indoor Senayan. Band asal Los Angeles itu disambut meriah penonton.
Detikhot pun mendapat kesempatan untuk berbincang dengan para personel Foster the People terutama bersama Cubbie Fink dan Mark Pontius. Label Sony Music Indonesia yang menaungi mereka di Tanah Air memberi kesempatan singkat untuk membongkar jati diri Foster the People lebih dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun akhirnya mereka menerima tawaran dari Startime International dan Sony/ATV Music Publishing. Lagu mereka pun disebar dengan lebih gencar lagi ke seluruh dunia. Seketika tawaran manggung membludak. Pada Mei 2011 album perdana 'Torches' dirilis.
"Kami tidak menyangka, semua terjadi begitu cepat. Kami hanya percaya pada musik, kami percaya dengan yang kami miliki di grup," ujar Fink kepada detikhot.
"Ini hal natural yang paling luar biasa dalam hidup saya. Sungguh aneh. Saya merasa beruntung memutuskan untuk berada bersama Foster dan Fink," sambung Pontius.
Sebelumnya, Fink dan Pontius punya band masing-masing. Hingga mereka bertemu dengan Foster, keduanya terpikat dengan bakat yang dimiliki sang vokalis. Ternyata perjalanan mereka dimulai dengan indah.
(yla/mmu)











































