Untuk itu, 4 Lady memiliki pengarah gaya dan busana untuk menunjang penampilan mereka. Nuansa musik yang beragam dalam single 'PING Me' secara tak langsung turut mempengaruhi gaya berpakaian Shirley, Kintan, Gee, dan Ales.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak awal kemunculannya pada 15 Agustus 2011 lalu, 4 Lady memang ingin membentuk image lady rocker. Mereka tak mau disebut sekadar ikut-ikutan karena konsep girlband dan boyband tengah marak di blantika musik Indonesia.
"Kita tidak mengikutin arus sekarang. Kita ada untuk menambahkan warna musik Indonesia," tutur Ales.
"Kalau sekarang banyak yang inspirasi ke girlband Korea, kita justru lebih ke Barat ya," saut Shirley, personel 4 Lady yang kental dengan karakter boyish.

Grup vokal yang memiliki penggemar dengan sebutan 'Lady Addicted' itu percaya diri dengan kemampuan yang mereka miliki, selain tentunya paras yang cantik. Anggapan 'hanya menjual tampang' coba dipatahkan 4 Lady.
Selain mengasah kemampuan vokal dan koreografi, mereka juga menjalani latihan rutin lima kali dalam seminggu dengan durasi 3 jam dalam setiap harinya. Meskipun sebagai pendatang baru saingan mereka terbilang banyak, 4 Lady tetap optimis.

Saat pertama tampil secara langsung di sebuah stasiun televisi nasional, 4 Lady memang sempat grogi. Apalagi ketika melihat girlband yang sudah memiliki nama, dan tampil sepanggung dengan mereka.
"Deg-degan menjelang manggung tetap ada. Tapi kita yakinkan diri sendiri, this is us, dan tanggapan penonton lumayan bagus," tandas Shirley.
(ich/mmu)











































