Sebelumnya Satrio meninggalkan Maliq & d'Essentials pada 2007 kemudian Amar sang peniup saxophone. Kini Ifa yang juga salah satu pendiri Maliq & d'Essentials harus berhenti demi mengejar cita-cita di bidang lain.
"Satu sisi kita ngerasa sedih ada. Ya pas momen itu sisi melankolisnya lebih banyak. Tapi selama 9 tahun ini kita ngebangun Maliq & d'Essentials dan Ifa sebagai individu untuk nggak melebih-lebihkan hal-hal semacam itu. Semua juga untuk kebaikan bersama," ujar sang vokalis Angga Puradiredja kepada detikhot, Rabu (14/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berat banget. Gue bahkan lebih sering ketemu mereka daripada keluarga sendiri. Sedih itu pasti. Dan lebih berasa setelah dijalanin. Tapi lagi-lagi gue mengambil sikap ini memang sesuatu yg harus djalanin," tutur Ifa di waktu yang berbeda.
Angga menuturkan, Ifa juga ikut terlibat mencari kibordis baru untuk Maliq & d'Essentials. Hingga akhirnya terpilih Ilman. Ifa ikut memberikan masukan untuk Ilman. Sudah mulai terasa anehkah manggung tanpa Ifa?
"Gue juga bakal agak aneh sih ngeliat dia di bawah nonton kita. Apalagi Ifa itu roommate gue kalau ke luar kota. Kerasa aneh banget pas kita manggung dan latihan. Selebihnya masih sama aja, karena kita olahraga bareng juga, makan bareng juga. Terus kalau ngeliat kibord di kiri biasanya Ifa sekarang berubah," tandas Angga.
(yla/yla)











































