Konser yang diprakarsai promotor Midas Promotions itu dimulai sekitar pukul 8.45 malam waktu setempat Danny O'Donoghue (vokal), Mark Sheehan (gitar) dan Glen Power (drum) langsung menggempur Singapura dengan lagu 'You Won't Feel a Thing' dari album kedua mereka, 'Science & Faith'.
Band yang telah menelurkan dua album itu belum banyak berbasa-basi di bagian awal konser. Mereka hanya menyapa sekitar 4 ribuan penonton yang memadati bukit Fort Canning. 'Talk You Down' dan 'We Cry' langsung menggema.
Menurut Danny, lagu 'We Cry' bisa jadi pemersatu antara mereka dan seluruh orang di dunia. Berbagi penderitaan dan rasa memiliki. Danny yang malam itu tampak keren dengan rompi hitamnya turun ke panggung untuk menyapa penonton di barikade depan.
Teriakan histeris tentu saja tak bisa terelakkan. Dengan ramah Danny mengucapkan terima kasih kepada penonton yang berhasil ia salami. 'If You Ever Comeback', 'Before the Worst' jadi lagu selanjutnya.
"Ini juga salah satu lagu bersejarah bagi kami," ujar Danny yang lalu memainkan lagu 'If You See Kay'.
The Script berhasil mengajak penonton bernyanyi dari awal hingga akhir di lagu 'The End is Where I Begin'. Mereka kemudian sedikit mengubah aransemen intro lagu 'Science & Faith'. Penonton bertanya-tanya lagu apa selanjutnya? Gambar rumus-rumus warna-warni mulai menghiasi kain hitam yang jadi backdrop panggung mereka.
Tata lampu konser tersebut sungguh sempurna. Mereka menyusun lampu sorot di bagian bawah dan tengah belakang panggung. Sehingga menimbulkan efek backlight yang sempurna. Tak menyilaukan tapi membuat The Script tampak sangat mewah. Juga lampu sorot di atas panggung yang bergerak dinamis dengan lagu mereka.
Tata suara pun nyaris tanpa cela. Dentum bass diputar sangat keras di awal konser, sepertinya sengaja untuk mengangkat adrenalin penonton. Suara gitar, additional bass, drum juga si vokalis yang bermain kibord menyatu dengan selaras. Detikhot yang menikmati konser persis di depan FOH pun dapat merasakan canggihnya suara yang dihasilkan The Script.
"Ini tempat yang luar biasa. Terima kasih banyak. Kalian bernyanyi dengan baik. Tapi kami ingin mengetes kalian. Apakah kalian benar menyanyikan lagu yang sama dan di waktu yang sama," tutur Danny.
Jeritan histeris terdengar dari hampir semua penjuru penonton. Bisa ditebak, lagu 'The Man Who Can't be Moved' ternyata penyebabnya. Di bagian awal musik berhenti, Danny bernyanyi bersama penonton. Seperti koor tentang perasaan. Dan itu berhasil, tak sedikit dari penonton yang benar-benar bernyanyi dengan hati mereka. Gambar pojok jalanan seperti di video klip mereka pun diputar di giant screen. The audience really can't be moved because of The Script!
Waktunya istirahat sejenak. Mark tak terlihat di atas pentas. Glen memainkan gitar akustik sambil tetap duduk di kursi drumnya dan Danny ikut duduk memangku gitar. 'I'm Yours' pun dibawakan dengan akustikan.
Ssssttt.. Sebelumnya kepada detikhot, Glen sudah membocorkan kalau ia akan bermain gitar akustik untuk lagu itu. Tapi lebih seru kalau jadi kejutan kan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Danny mabuk, dia pakai ponsel berlebihan. Mabuk Twitter, mabuk Facebook, mabuk email dan keesokan harinya dia baru sadar telah melakukan itu," jelas Mark sambil tertawa. "Lagu ini bercerita tentang sesuatu yang berlebihan dan ternyata tak mendapatkan apa-apa," lanjutnya.
Lagu 'Nothing' pun bergema. 'Dead Man Walking' jadi lagu selanjutnya.
"Kami Twitter nerd, bolehkah saya foto kalian buat Twitpic?," Mark langsung mengambil ponselnya dan memotret penonton.
'Rusty Halo' jadi penutup sebelum encore. Tentu saja semua berteriak minta lagu tambahan. Tahu dong lagu apa yang belum mereka bawakan? Serunya di akhir encore mereka malah menyanyikan yel-yel sepakbola. "Ole, ole ole ole... Ole ole..".
Ternyata berhasil, Danny muncul dan 'From the First Time' dibawakan. Sorak penonton tak henti hingga akhir konser. Konser pun ditutup dengan lagu 'Break Even'.
Sungguh tak terasa 15 lagu mereka nyanyikan. Konser yang sungguh sayang sekali untuk dilewatkan. Setidaknya 4 ribu orang penonton tidak ketinggalan mengambil foto, video juga menggila di konser tersebut.
(yla/ich)











































