Sekitar tahun 1998-1999, band yang sudah merilis 14 album itu bernegosiasi dengan EMI untuk menjual karya-karyanya secara online. Diwakili kuasa hukum Rupert Howe, Pink Floyd mengajukan tuntutan ke pengadilan London atas masalah tersebut.
Menurut kontrak yang dimiliki Pink Floyd, lagu-lagu mereka akan dijual peralbum, bukan per-track seperti yang dilakukan EMI. Semenjak kontrak ditandatangani, karya mereka bisa dibeli lewat internet. Salah satunya adalah iTunes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu menurut pengacara EMI, Elizabeth Jones, kontrak yang dibuat dengan Pink Floyd tak mengatur penjualan online lagu mereka. Kasus ini sebenarnya sudah diajukan sejak April tahun lalu. Namun baru kini diproses.
(yla/yla)











































