Karena itulah, jadwal pentas Mbah Surip baik on-air maupun off-air padat merayap. Padahal di usianya yang ke-60 tahun, Mbah Surip seharusnya tidak terlalu divorsir. Benarkah demikian?
Menurut rekan-rekan dekat kakek berambut gimbal itu manajemen Mbah Surip sangat tidak rapih. Ia dipegang oleh banyak orang yang bisa menentukan kapan saja ia pentas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada sahabat dekatnya, beberapa jam sebelum Mbah Surip meninggal, ia sempat mengirimkan SMS. Berisi keluhan akan banyaknya jadwal yang harus ia penuhi.
"Jam 4.15 pagi sebelum dia meninggal, dia SMS istri teman dekatnya, Anto Baret (pengelola warung apresiasi, Blok M). Isinya 'Mba, kok aku tiba-tiba seperti ini. Diminta tampil di mana-mana. Capek'," ujar Bens Leo kepada detikhot menirukan isi SMS dari Mbah Surip, Rabu (5/8/2009).
Keluarga Mbah Surip punya kuasa menjadi manajernya. Sementara baru-baru ini ia juga bergabung sedalam manajemen Kampung Artis. Namun sayang hingga kini pihak mereka belum mau memberi keterangan. "Aduh mas kita belom bisa ngomong banyak, maaf ya, karena masih berkabung," tutur Yoni dari Kampung Artis. (yla/yla)











































