Akhirnya konser tersebut dibatalkan. Pembatalan itu menuai kontroversi. Pihak berwajib beralasan acara konser yang terlalu dekat dengan perayaan Natal tak bisa dilakukan karena ada operasi lilin.
Sepanjang 2009, ada sekitar delapan konser Slank yang tak diberi izin karena alasan keamanan. Hal itu menuai pertanyaan dari banyak pihak. Terutama dugaan keterlibatan Slank dalam mendukung KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Udahlah dilupain. Lagian siapa yang mau sponsorin lagi. Lewat aja biarin," ujar Bunda Iffet, manajer Slank, ketika berbincang dengan detikhot di Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2010).
Saat ini Slank tengah fokus untuk menggarap album ke-18 mereka. Nantinya mereka akan menggelar acara rilis di Pekan Raya Jakarta. Bagaimana tanggapan mereka tentang konser Slank yang selalu dicap rusuh?
"Apa yang dicurigakan? Yang kita dianggap rusuh itu nggak benar. Bahkan justru kita itu mengarahkan anak muda yang liar menjadi nasionalis," jelas Bimbim sang drummer.
(yla/eny)











































