Bagi Anda yang rajin pergi ke bioskop belakangan ini, mungkin sudah cukup akrab dengan poster-poster bergambar karakter-karakter mungil berwarna kuning dengan kacamata ala pekerja tambang yang bulat dan besar. Mereka adalah para pekerja yang mengabdi pada Gru, tokoh utama dalam karya animasi baru yang luar biasa ini.Β
Gru (diisi suara oleh Steve Carell) adalah sosok aneh dan jelek yang mengingatkan kita pada karakter penjahat dalam film-film kartun klasik: kakinya kecil, tinggi, badan besar dengan kepala botak yang hanya "separo" dan hidung panjang. Tapi, jangan salah. Dia penjahat terbesar abad ini. Hanya saja, predikatnya itu baru saja diredupkan oleh sebuah kejadian yang mengejutkan: hilangnya Piramida di Mesir.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan sikap Bank Kejahatan membuat rencana besar Gru berantakan. Apa
itu? Pencurian bulan! Gru yang sakit hati bermaksud mencuri alat penyusut benda dari Vector. Tapi, anak muda itu memang sinting. Untuk mendekat ke rumahnya saja sulitnya setengah mati. Gru putus asa. Namun, kehadiran tiga anak yatim yang sedang menjajakan kue ke rumah Vector, memberikan inspirasi baru bagi Gru untuk menyusup ke benteng dengan sistem keamanan yang berlapis-lapis itu. Gru yang dingin, dan nyaris tidak punya kasih sayang untuk makluk bernama anak-anak, rela mengadopsi tiga anak yatim piatu itu demi mewujudkan impian lamanya mencuri bulan.Β
'Despicable Me' adalah sebuah film animasi kartun yang menyenangkan, penuh petualangan, berwawasan teknologi tinggi namun tetap humanis. Meskipun tidak ada hubungannya, namun imajinasi "mencuri bulan" yang diusung duet sutradara Pierre Coffin dan Chris Renaud dalam film ini mengingatkan kita pada apa yang sebelumnya telah dilakukan seniman grafis Prancis berdarah Iran Marjane Satrapi lewat cergamnya yang berjudul "Monster Takut Bulan". Katakanlah, "Despicable Me" merupakan versi yang lebih fantastis, tanpa meninggalkan sisi-sisi emosional dari drama kehidupan sosial yang dekat dengan keseharian kita.Β
Diramu dengan humor yang segar, film ini melengkapi dirinya dengan formula yang memang tidak pernah absen dari film-film animasi arus utama selama ini, yakni pesan tentang pentingnya nilai-nilai kekeluargaan, persaudaraan dan cinta.
Memang harus diakui, secara keseluruhan gaya dan cita-rasa film ini masih berada di bawah bayang-bayang Pixar yang memang mendominasi pasar. Termasuk dalam soal bagaimana film ini mengaburkan konsep-konsep mengenai pahlawan dan penjahat, pemenang dan pecundang. Segalanya tidak lagi hitam putih. Memadukan antara dongeng Grimm klasik yang membuai dengan komik penjelajahan ruang angkasa yang seru, "Despicable Me" adalah tontonan yang menghibur dan menyentuh untuk semua umur. diputar di
(iy/iy)











































