ADVERTISEMENT

Penonton India Serukan Boikot Film Remake Forest Gump Aamir Khan, Kenapa?

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Minggu, 07 Agu 2022 14:26 WIB
Rumah Aamir Khan
Foto: YouTube dan Instagram
Jakarta -

Aamir Khan me-remake film Forest Gump (1994) yang diperankan Tom Hanks. Remake versi India ini diberi judul Laal Singh Chaddha dan diperankan oleh Aamir Khan bersama Kareena Kapoor. Namun jelang penayangan di bioskop, film ini mendapat reaksi keras dari warganet hingga seruan boikot.

Hal itu terjadi lantaran berbagai insiden yang melibatkan sang aktor beberapa tahun lalu. Salah satunya soal pernyataan Aamir Khan tentang toleransi di India yang sudah semakin memudar. Di tahun 2015, Aamir Khan sempat menyebut tengah terjadi pertumbuhan intoleransi di India. Dia pun menyebut saat itu pernah berbincang dengan sang istri soal pindah dari negara itu.

"Aku berbincang dengan Kiran di rumah dan dia bilang apakah kita harus pindah? Itu sebuah pernyataan besar yang bisa datang dari Kiran karena khawatir pada anak-anak kami. Dia takut pada kondisi lingkungan. Dia bahkan takut baca koran setiap hari," katanya kala itu.

Meski Aamir Khan sudah mengklarifikasi pernyataannya dan bilang bahwa dirinya tidak berniat untuk menyakiti siapapun dengan pernyataan itu, namun hater kemudian menggali lagi apa yang dia katakan di tahun 2015. Kemudian mereka menggunakan pernyataan itu buat menyerang Aamir Khan buat film barunya ini.

Tidak berhenti sampai di situ, seruan boikot Laal Singh Chaddha juga datang gegara kontroversi film PK. Seperti diketahui, Aamir Khan juga menjadi pemeran utama film PK. Dalam film itu, banyak adegan soal agama yang ditampilkan dan kontroversi muncul karena ada hal yang dianggap menyinggung umat Hindu.

Film PK dianggap menghina dewa umat Hindu dan konten yang ditampilkan dalam film dinilai provokatif. Meski begitu, PK sukses di box office tak hanya domestik tapi juga internasional.

Kontroversi selanjutnya yang membuat seruan boikot Laal Singh Chaddha adalah pertemuan antara Aamir Khan dengan ibu negara Turki, Emine Erdogan, beberapa waktu lalu. Masalahnya, perdana menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pernah membuat pernyataan soal pembantaian umat Muslim oleh umat Hindu.

Selain itu, netizen juga menyoroti aksen dan akting Aamir Khan dalam trailer Laal Singh Chaddha. Ada yang bilang aksen Punjabi yang ditampilkannya aneh. Ada pula yang menyebut aktingnya sama saja dengan PK.

Untuk dua kritikan yang ditujukan kepadanya itu, aktor kawakan Bollywood tersebut punya jawaban sendiri.

"Kalau aku bicara dengan aksen Punjabi sempurna, orang lain mungkin tidak akan mengerti meski kalian mengerti. Kalau kau menyaksikan filmnya, aku yakin kau tidak akan kecewa. Lagipula, trailernya hanya 2 menit dan film ini sepanjang 2,5 jam. Jadi lebih baik kalau kalian menilai setelah nonton," kata Aamir Khan dalam sebuah wawancara dikutip dari Indian Express pada Kamis (4/8/2022).

Menyoal aktingnya yang mirip dengan penampilan di PK, Aamir Khan menyebut bahwa dua karakter dalam dua film ini sangat berbeda.

"Ini merupakan kualitas dari masing-masing karakter. Jadi di trailer, kau mungkin nggak akan bisa melihat bedanya tapi setelah nonton semua film baru akan terasa. Aku yakin kau tidak akan merasa Laal (karakter di Laal Singh Chaddha) adalah PK," tutupnya.



Simak Video "Kareena Kapoor: Ngefans Shahrukh Khan, Kritik Salman Khan"
[Gambas:Video 20detik]
(aay/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT