Chip 'N Dale: Rescue Rangers, Nostalgia Penikmat Kartun Jadul

Asep Syaifullah - detikHot
Minggu, 22 Mei 2022 10:06 WIB
chip n dale
Chip 'N Dale: Rescue Rangers, Nostalgia Penikmat Kartun Jadul. (Foto: dok instagram)
Jakarta -

Disney kembali menghadirkan film animasi terbaru bertajuk Chip 'N Dale: Rescue Rangers yang tayang di Disney+. Banyak yang menduga jika awalnya film tersebut hanya akan menjadi suguhan yang sekadarnya saja.

Namun, nyatanya film tersebut berhasil membuat para penikmat kartun era 80-an hingga 90-an bernostalgia dengan karakter-karakter favoritnya.

Terlebih lagi, ia tahu persis kapan dan bagaimana bermain dengan referensi game, kartun, dan budaya pop tahun 80-an dan 90-an tanpa kehilangan pengembangan karakter dan komedi fisik.

Film dimulai dengan adegan di mana Dale dan Chip tengah bersekolah. Sifat konyol Dale dan keinginannya untuk tampil di depan umum pun membuatnya dijauhi teman-teman sekelasnya. Lalu muncullah Chip hingga akhirnya mereka menjadi duo entertainer yang memiliki acaranya sendiri.

Sifat narsistik Dale kembali muncul saat acara mereka sukses besar, ia pun memilih bersolo karier dan meninggalkan Chip beserta acara mereka. Namun sayangnya, ia justru menuai kegagalan dan hanya menjadi mantan artis yang masih terjebak dalam glorifikasi masa lalu.

Suatu kejadian yang menimpa mantan rekannya, Monterrey Jack (Eric Bana), pun membuat keduanya kembali bertemu dan bersatu untuk menguak misteri penculikan para bintang animasi, termasuk sahabatnya tersebut.

Chip 'N Dale adalah film komedi berbalut adegan aksi yang sangat menarik untuk disaksikan bersama keluarga. Film ini menjadi suguhan hibrida terbaik dari live-action, CGI, dan animasi yang digambar tangan Disney, dengan karakter utama Chip (disuarakan oleh John Mulaney) dan Dale (disuarakan oleh Andy Samberg) masing-masing menawarkan putaran berbeda pada animasi modern.

Chip menggabungkan rendering 3D dengan filter cel-shaded, sentuhan yang digambar tangan, dan kecepatan animasi yang sengaja dipersempit agar terlihat seperti kartun 2D yang hidup, lengkap dengan sentuhan ambient oclusion dan rendering light-bounce.

Sementara, Dale sebagai bagian dari lelucon dalam film tersebut telah mendapatkan 'operasi CGI' dan muncul sebagai tupai yang dirender 3D sepenuhnya.

Mulaney dan Samberg masing-masing berhasil menggambarkan dua karakter tersebut. Chip cerdas dan tegas sebagai seorang pemimpin, tetapi juga keras kepala dalam mendorong batas. Sementara, Dale menyukai solusi impulsif dan konyol untuk masalah serius.

Kita bisa melihat setiap karakter utama beralih dari ketenaran awal 90-an ke kehidupan dewasa mereka selama 25 tahun ke depan atau lebih sebelum mereka dipaksa untuk bersatu kembali.

(ass/mau)