Komikus Pencipta Scarlett Witch, George Perez Meninggal Dunia

ADVERTISEMENT

Komikus Pencipta Scarlett Witch, George Perez Meninggal Dunia

Asep Syaifullah - detikHot
Minggu, 08 Mei 2022 16:08 WIB
Jakarta -

Para fans Marvel dan DC kini tengah berduka usai kepergian salah seorang komikus legendaris dari kedua semesta superhero tersebut yakni George Perez.

Lima bulan setelah mengumumkan diagnosis kanker stadium akhir, artis dan penulis George Pérez - yang mendefinisikan ulang Teen Titans, menciptakan acara crossover superhero hebat pertama, dan memengaruhi banyak artis lain - telah meninggal di usia 67 tahun pada Sabtu (7/5).

Lahir 9 Juni 1954, di South Bronx, New York City, Pérez mulai menggambar pada usia remaja. Karir komiknya dimulai pada tahun 70-an, terobosannya datang ketika dia mulai menggambar seri Marvel's Avengers.

Beberapa dekade sebelum Marvel Cinematic Universe, Pérez membuat karakter seperti Captain America dan Scarlet Witch yang kini jadi salah satu favorit untuk pembaca.

Pada 1980-an, Pérez pindah ke penerbit saingannya DC Comics, di mana ia menikmati kolaborasi yang bermanfaat dengan penulis Marv Wolfman.

Duo ini mengubah Teen Titans - sebelumnya merupakan gudang sidekicks - menjadi salah satu komik superhero paling populer, menambahkan kreasi orisinal seperti Cyborg, Starfire, dan Raven ke dalam jajaran.

Pada tahun-tahun sejak itu, karakter-karakter tercinta itu telah membintangi beberapa kartun dan dalam satu serial TV live-action, Titans HBO Max. Di tangan Wolfman dan Pérez, New Teen Titans datang untuk menyaingi bahkan komik X-Men Marvel dalam popularitas dan pujian.

Keberhasilan New Teen Titans menempatkan Wolfman dan Pérez dalam posisi untuk membuat komik yang lebih besar.

Karya tahun 1985 Crisis on Infinite Earths dimaksudkan untuk menghilangkan multiverse DC dan merampingkan kontinuitas superhero mereka. Krisis sangat berpengaruh bahkan sebelum pertunjukan superhero CW mengadaptasi alur ceritanya pada tahun 2019.

Seri 12 edisi itu memulai tradisi komik crossover-event superhero yang sekarang setiap tahun hadir di Marvel dan DC. Beberapa penerus Crisis dapat menandingi bakat Pérez untuk menggambar begitu banyak karakter sekaligus (Crisis dikatakan telah menampilkan setiap karakter yang dimiliki DC pada saat itu) sambil tetap membuat masing-masing karakter tersebut terlihat berbeda dan unik.

Bukti lebih lanjut dari signifikansi Crisis adalah bahwa sejarah komik DC secara teratur dibagi menjadi era "pra-Crisis" dan "pasca-Crisis".

Setelah Crisis, Pérez menorehkan gambar sesama seniman Curt Swan pada edisi pertama cerita di Superman bertajuk Whatever Happened to the Man of Tomorrow? Ditulis oleh legenda komik Alan Moore, cerita itu adalah perpisahan dengan Superman pra-Crisis sebelum reboot pasca-Crisis.

Semua pahlawan DC menjalani pengerjaan ulang serupa setelah acara itu, dan Pérez menangani Wonder Woman baik sebagai artis dan penulisnya. Karyanya pada pahlawan wanita titulernya sekarang dianggap sebagai karya klasik, dan merupakan pengaruh besar pada film-film Wonder Woman live-action terbaru Patty Jenkins yang dibintangi Gal Gadot.

(ass/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT