Golden Globes 2022 Digelar Tertutup, Tidak Ada Siaran Langsung

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 07 Jan 2022 13:24 WIB
BEVERLY HILLS, CA - JANUARY 06:  The new 2009 Golden Globe statuettes are on display during an unveiling by the Hollywood Foreign Press Association at the Beverly Hilton Hotel on January 6, 2009 in Beverly Hills, California. The 66th annual Golden Globe Awards are scheduled for January 11.  (Photo by Frazer Harrison/Getty Images)
Piala Golden Globes Foto: Golden Globes (Frazer Harrison/Getty Images)
Jakarta -

Setiap tahunnya, penyelenggaraan Golden Globes 2022 selalu dinantikan oleh pencinta film. Tapi tahun ini Golden Globes 2022 bakal digelar tertutup dan tidak ada siaran langsung.

Sebagai gantinya, acara Golden Globes diadakan secara tatap muka pribadi selama 90 menit lamanya. Para pemenang bakal diumumkan di media sosial dan situs resmi Golden Globes 2022, dan daftar pemenang lengkapnya diumumkan melalui siaran pers yang disebar.

Keputusan ini dibuat di tengah kontroversi yang menyelimuti Golden Globes 2022 yang disebut kurang beragam dan adanya upaya inklusi mengenai organisasi di balik Golden Globes, Hollywood Foreign Press Association (HFPA).

Juru bicara HFPA mengumumkan kabar tersebut. "Acara akan dibuat secara tertutup, privat, dan tidak ada siaran langsung dalam platform atau layanan streaming manapun," ungkap juru bicara HFPA.

"Kami akan memberikan pembaruan waktu nyata tentang pemenang di situs resmi Golden Globes dan media sosial kami," sambungnya.

Di laporan sebelumnya dinyatakan penghargaan yang diselenggarakan tahun ini tidak ada karpet merah, media, atau peserta selebriti. Serta tanpa adanya presenter dalam acara tersebut.

Sebagai gantinya hanya akan dihadiri oleh anggota HFPA terpilih dan penerima pemenang. Mereka yang hadir pun diminta untuk vaksinasi dan menunjukkan hasil tes PCR COVID-19 yang negatif.

Golden Globe Awards merupakan acara penghargaan Amerika Serikat di mana nominasi dan pemenang dipilih oleh Hollywood Foreign Press Association (HFPA), yang terdiri dari jurnalis film asing dari berbagai negara di dunia. Walaupun biasanya acara tersebut bertabur bintang dan dipandang sebagai prediktor Oscar, Golden Globe Awards mendapat kecaman selama beberapa tahun terakhir karena dugaan korupsi dan keragaman di antara anggota HFPA.

Pada 2020, organisasi di balik Golden Globes mendukung rencana reformasi yang akan memulai voting untuk eksekutif terbaru, membuat hotline, dan mencari anggota baru.

Sayangnya kisruh di balik organisasi Golden Globes membuat Netflix, Amazon sampai WarnerMedia memutus hubungan dengan mereka hingga masalah selesai. NBC, sebagai TV yang selalu menyiarkan Golden Globe Awards, juga menarik diri untuk menayangkan acara tersebut.

Tom Cruise pun dikabarkan mengembalikan tiga piala Golden Globe yang sebelumnya dimenangkannya. Tak hanya itu, tudingan rasisme juga diangkat ketika Minari memenangkan kategori Best Foreign Language Film di Golden Globe Awards 2021.

Padahal, film tersebut diproduksi oleh rumah produksi Amerika, ditulis dan disutradarai oleh seorang Korea-Amerika, dan berpusat pada pengalaman yang dirasakan oleh Korea-Amerika.

Golden Globe Awards saat itu mengatakan film Minari dinominasikan dalam kategori Best Foreign Language Film, dan bukan kategori utama film, karena separuh dari film tidak menggunakan bahasa Inggris.



Simak Video "Aktor 'Squid Game' O Yeung Su Aktor Pendukung Terbaik Golden Globe 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)