5 Film Bertema Mental Health, Biar Makin Peduli dengan Kesehatan Mental

Shifa Nur Fadilla - detikHot
Senin, 25 Okt 2021 17:03 WIB
The Perks of Being Wallflower
Foto: (dok. imdb.) Film-film tentang kesehatan mental ini bisa ditonton buat makin meningkatkan kepedulian terhadap isu sensitif yang masih tabu dibicarakan di negara ini.
Jakarta -

Masih ada pandangan miring soal kesehatan mental sehingga tabu buat dibicarakan secara terbuka oleh masyarakat. Isu ini sering dianggap sensitif sehingga tak jarang orang-orang enggan membahasnya.

Padahal kesehatan mental menjadi sebuah isu atau permasalahan yang sebenarnya perlu cukup perhatian. Maka dari itu, topik tentang kesehatan mental ini juga diangkat dalam sejumlah film yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap Kesehatan mental.

Berikut film-film tentang kesehatan mental yang dapat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental:

1. A Beautiful Mind

A Beautiful Mind merupakan film berdasarkan kisah nyata dari seorang John Forbes Nash Jr. yang diangkat dalam sebuah novel biografi A Beautiful Mind. Berlatar tahun 1947 film A Beautiful Mind bercerita tentang John Nash yang kala itu menerima Beasiswa Carnegie yang merupakan beasiswa bergengsi di bidang matematika. Dengan kecerdasannya dan memiliki latar belakang Pendidikan matematika, John Nash pun dituntun oleh pemerintah untuk memecahkan berbagai kode rahasia Uni Soviet. Dari situlah hidupnya mulai berubah, ia mulai menderita penyakit skizofrenia yang mengganggu pikirannya.

2. Black Swan

Black Swan, film tentang anoreksia dan halusinasiBlack Swan, film tentang anoreksia dan halusinasi Foto: YouTube

Black Swan dirilis tahun 2010, merupakan karya dari sutradara Darren Aronofsky. Bercerita tentang seorang gadis bernama Nina yang merupakan seorang ballerina professional. Sebagai seorang ballerina professional Nina selalu dipenuhi dengan ambisi, terlebih saat ia akan mengikuti sebuah pementasan. Ia melakukan berbagai cara untuk terlihat sempurna. Seiring berjalannya waktu Nina mulai merasa tertekan. Meski telah mencoba untuk berpikir bahwa dirinya baik-baik saja pada akhirnya Nina mengalami halusinasi dan delusi.

3. Silver Lining Playbook

Silver Lining Playbook merupakan film yang disutradarai oleh David O Russel. Film yang dirilis pada tahun 2012 ini bercerita tentang Patrizio Solitano laki-laki yang mengidap penyakit bipolar. Ia sempat terkena masalah dengan sang istri hingga mengharuskannya dikirim ke rumah sakit jiwa. Setelah permasalahan tersebut, Patrizio kemudian bertemu seorang perempuan Bernama Tiffany Maxwell. Tiffany ternyata sedang mengalami depresi lantaran telah kehilangan pekerjaan serta suaminya. Dengan permasalahan yang sama akhirnya keduanya pun menjadi dekat.

4. The Perks of Being a Wallflower

LOS ANGELES, CA - JANUARY 09:  Actress Emma Watson poses with Favorite Drama Movie award for Emma Watson salah satu pemain film The Perks of Being a Wallflower Foto: Getty Images

The Perks of Being a Wallflower film yang dirilis pada tahun 2012 ini mengangkat isu terkait depresi, trauma juga bullying. Film ini bercerita tentang Charlie seorang laki-laki yang baru saja kembali ke sekolah setelah kepergian teman baiknya akibat bunuh diri. Hal itu membuat Charlie menjadi depresi hingga harus menjalani rehabilitasi. Keadaannya semakin parah lantaran ia kerap kali diganggu oleh teman-teman di sekolahnya. Kondisinya pun semakin memburuk ketika Charlie Kembali teringat tentang bibinya yang telah meninggal dan dulu pernah melecehkannya.

5. All The Bright Places

All The Bright Places merupakan film yang diadaptasi dari sebuah kisah nyata yang diangkat dalam sebuah novel karya Jennifer Niven dengan judul yang sama. Bercerita tentang Violet Markey dan Theodore Finch yang sama-sama sedang dihantui oleh masa lalu. Violet masih terus merasa bersalah atas kecelakaan yang menyebabkan kematian kakaknya. Sedangkan Theodore sedang menderita depresi juga bipolar yang membuatnya selalu dikucilkan oleh teman-temannya. Mereka berdua pun akhirnya berjuang bersama untuk berdamai dengan masa lalu masing-masing.

(aay/aay)