Madonna Ogah Dibuatkan Film Biopik oleh Sutradara Pria!

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Sabtu, 09 Okt 2021 21:43 WIB
Mandatory Credit: Photo by Carl Timpone/BFA/REX/Shutterstock (8773364av)
Madonna
The Costume Institute Benefit celebrating the opening of Rei Kawakubo/Comme des Garcons: Art of the In-Between, Arrivals, The Metropolitan Museum of Art, New York, USA - 01 May 2017
(Foto: istimewa) Madonna dengan tegas menolak dibuatkan biopik oleh sutradara pria. Begini pengalaman yang diutarakan olehnya.
Jakarta -

Madonna telah 40 tahun berkarier di industri musik dan menjadi salah satu musisi perempuan yang melegenda. Seperti kebanyakan musisi legendaris lainnya, dia pun mendapat tawaran untuk dibuatkan film biopik.

Tidak sedikit studio yang menawarkan untuk memproduksi film tentang dirinya. Tapi hal itu langsung ditolak oleh Madonna, karena kebanyakan studio memiliki kesamaan: semua sutradara yang digadang menggarap filmnya adalah pria.

"Beberapa orang sudah mencoba membuat film tentangku dan mereka selalu saja pria. Huek... Aku membaca sebuah naskah dari Universal yang mereka kirimkan padaku karena ingin minta restu, lalu aku baca dan itu adalah naskah paling mengerikan dan omong kosong terdangkal yang pernah kubaca. Lalu aku tahu bahwa, aku tidak akan menyebut namanya, tapi seorang misoginis yang akan menyutradarai film itu," kata Madonna dalam sebuah wawancara dengan Jimmy Fallon.

Madonna tampak sangat keberatan kalau cerita hidupnya harus dibuat film dan disutradarai oleh pria. Terlebih kalau pria itu, dalam sudut pandang Madonna, bermasalah. Madonna berpendapat orang yang harusnya membuat film tentang dirinya paling tidak mengerti soal perempuan.

Menyoal naskah yang dikirim Universal kepadanya, Madonna juga menyebut apa yang ditulis dalam naskah itu bukanlah sebuah kebenaran. Itu juga jadi salah satu hal yang membuatnya menolak untuk memberi izin dan restu.

"Aku berpikir, kenapa sih orang ini mau bikin film soal hidupku? Tidak ada hal yang benar dalam naskah itu. Laki-laki yang akan membuat film itu tidak punya memiliki pemahaman sama sekali soal perempuan, tidak mengapresiasi perempuan, tidak menghormati perempuan," katanya.

"Ini terjadi beberapa kali dan membuatku harus menelepon pemimpin studio dan agenku, lalu mengancam mereka bahwa aku akan berdiri di depan gedung kantor mereka, dan protes dan membuat hidup mereka runyam kalau mereka tetap memproduksi itu. Tapi mereka tidak pernah menganggap itu serius!" lanjut Madonna.

Pelantun Like A Virgin itu memberikan penegasan bahwa orang yang paling pantas menyutradarai film tentang hidupnya adalah dirinya sendiri.

"Tidak ada satu orang pun di planet ini yang dapat membuat film tentangku atau menyutradarai film tentangku lebih baik dari diriku sendiri. Itu fakta," tutupnya.

(aay/mau)