Cobaan di Film Nussa hingga Terhalang Regulasi Umur Penonton Bioskop

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Jumat, 08 Okt 2021 14:45 WIB
Nussa
Jalan terjal film animasi Nussa. Dok. YouTube Nussa Official
Jakarta -

Film animasi Nussa sempat beberapa kali memundurkan jadwal tayangnya akibat pandemi COVID-19. Bahkan ternyata film tersebut awalnya ditargetkan tayang pada libur lebaran kemarin.

Hampir dua tahun lebih film tersebut direncanakan hingga akhirnya bisa tayang dan disaksikan oleh masyarakat, seperti yang diungkapkan oleh Ryan Adriandhy, Co-Produser film Nussa.

"Betul jadi ini kan ide film ini sudah kita kembangkan jauh dari sebelum pandemi, akhir 2018. pada saat itu dengan perhitungan dan tanpa kita tahu akan terjadi pandemi memang kita menargetkan film ini untuk jadi film libur lebaran," kata Ryan di media screening Nussa di Plaza Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (7/10).

Mereka pun mengambil setting cerita pada momen bulan puasa atau Ramadan untuk film animasi tersebut. Sayangnya perencanaan itu meleset dan baru bisa tayang pada 14 Oktober mendatang.

"Untuk keluarga sehingga setingnya kita taruh di bulan Ramadan dan menurut kami itu adalah setting yang pas untuk problem yang dihadapi Nussa karena melatih kesabaran dan keikhlasan dia, tapi karena pandemi rilisnya jadi meleset dari tanggal lebaran," bebernya.

Ryan pun mengatakan jika mereka lebih memilih menunggu hingga bioskop dibuka daripada menayangkan film animasi tersebut di platform lainnya. Apalagi kreator ingin memberikan sensasi yang lebih pas bagi para penonton untuk disaksikan di layar lebar dengan audio yang mendukung.

NussaNussa Foto: (dok. official Nussa)

Mereka pun memprioritaskan penayangan film Nussa di bioskop dibandingkan OTT atau pun lainnya.

"Film ini memang dibuat dengan spesifikasi gambar dan suara yang memang ditujukan untuk layar bioskop. jadi memang kita mengupayakan sebisa kita dengan semua resources manusia dan teknologinya bisa menghasilkan gambar dan suara untuk konsumsi layar lebar. Jadi ada rasa dari kreator ingin menghargai para animator dan artis, ratusan orang yang mengerjakan ini supaya mereka melihat apa yang mereka kerjakan dalam bentuk paling utuhnya," bebernya.

"Kami juga ingin menghormati bioskop sebagai salah satu fondasi distribusi industri film Indonesia dari puluhan tahun. sebelum OTT prioritas kami tetap bioskop," lanjutnya.

Selain itu film Nussa lagi-lagi harus terbentur dengan regulasi pemerintah terkait umur penonton yang bisa masuk ke dalam bioskop di mana saat ini belum semua mal mengizinkan anak di bawah 12 tahun untuk dapat masuk. Padahal pangsa pasar Nussa sendiri di dominasi oleh anak-anak kecil dengan rentang usia di bawah 12 tahun.

Meski begitu Ryan merasa regulasi tersebut bukanlah masalah. Ia percaya pada produk yang ditawarkan olehnya juga dapat dinikmati orang dewasa. Ia pun masih mencari cara bagaimana agar para orang tua dapat nyaman menyaksikan film tersebut bersama dengan anak-anaknya.

"Belum, kita masih memikirkan cara paling aman ya. mungkin nanti ditonton di rumah dengan cara aman," pungkasnya.

Film Nussa akan tayang di bioskop mulai 14 Oktober 2021. Filmnya bercerita tentang sosok bocah bernama Nussa dan keluarganya yang terdiri dari Umma, Abba, dan adiknya Rara.

Deretan bintang yang menjadi pengisi suara di film animasi ini antara lain Maudy Koesnaedi, Asri Welas, Raisa, Alex Abbad, Malka Hayfa, Widuri Puteri, Ali Fikry, Ocean Fajar, dan Fenita Arie.

Pada trailer, Nussa diceritakan menghadapi tugas dari sekolah. Tugas tersebut jadi kian menantang karena kehadiran anak baru di kelas Nussa, yang dinilai lebih unggul darinya, yakni Joni.



Simak Video "5 Rekomendasi Film untuk Temani Akhir Pekanmu"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)