5 Sekuel Film yang Gagal di Pasaran Usai Pemeran Utama Diganti

Ahsan Nurrijal - detikHot
Selasa, 28 Sep 2021 20:40 WIB
Men in Black International
5 film sekual yang gagal usai pemeran utamanya diganti. Dok. Ist
Jakarta -

Membuat film yang sukses di pasaran dan meraup untung sebanyak-banyaknya memang menjadi salah satu alasan untuk memproduksi suatu film. Apalagi jika judul film baru mendapatkan pendapatan yang sangat besar.

Studio-studio besar pastinya tidak akan melewatkan kesempatan untuk membuat sekuelnya dengan harapan mengikuti kesuksesan film pertamanya. Walaupun mengharapkan kesuksesan yang lebih besar, namun terkadang sang pembuat film memilih konsep yang berbeda dari film pertamanya.

Salah satunya adalah mengganti pemeran utama di film pertama dengan pemeran baru. Langkah ini terkadang diperlukan karena penonton biasanya ingin merasakan warna baru pada sekuel dalam film. Namun, formula ini tak selalu menghadirkan kesuksesan bagi film selanjutnya.

Ada beberapa film dengan judul besar yang sekuelnya gagal mengulangi film pendahulunya karena pergantian pemeran utama. Penasaran? yuk simak artikel berikut!!

1. The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006)

Fast and Furious: Tokyo DriftFast and Furious: Tokyo Drift Foto: Dok. Ist

Saat ini Fast & Furious lebih identic dengan karakter Dominic Toretto yang diperankan oleh Vin Diesel. Namun dalam dua film pertamanya, cerita Fast & Furious berfokus pada Brian O'Conner, karakter dari Paul Walker.

Film kedua yang berjudul 2 Fast 2 Furious (2003) berhasil mendapatkan pemasukan sebesar 237 juta dolar atau sekitar Rp3,37 triliun.

Lalu pada 2006, Universal Pictures memutuskan merilis film ketiganya yang berjudul The Fast and The Furious: Tokyo Drift. Sekuel tersebut sama sekali tidak memperlihatkan karakter Dom ataupun Brian. Film ini menampilkan karakter utama baru dalam diri Sean Boswell (Lucas Black).

Akibat pergantian tersebut, Tokyo Drift menjadi film dari Fast & Furious dengan pendapatan terendah. Tokyo Drift hanya mendapatkan pemasukan sebesar 159 juta dolar atau sekitar Rp2,26 triliun.

2. Evan Almighty (2007)

Film Evan AlmightyFilm Evan Almighty Foto: Dok. Ist

Film Bruce Almighty sangat identic dengan Jim Carrey dan menjadi salah satu film terbaiknya. Film garapan sutradara Tom Shadyac tersebut menceritakan tentang Bruce Nolan yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuhan selama satu minggu. Film komedi ini sukses besar dengan mendapatkan 485 juta dolar atau sekitar Rp6,91 triliun.

Melihat kesuksesan tersebut, Shadyac dan Universal Pictures dengan percaya diri membuat sekuelnya dengan judul Evan Almighty. Karakter utama jatuh ke tangan Steve Carell yang berperan sebagai Evan Baxter, yang sebelumnya merupakan rekan kerja dari Bruce Nolan.

Namun sayang, sekuel tersebut jauh dari ekspektasi dan cenderung merugi dengan hanya mendapatkan pendapatan sebesar 173 juta dolar atau sekitar Rp2,46 triliun.

3. Independence Day: Resurgence (2016)

Film Independence Day: ResurgenceFilm Independence Day: Resurgence Foto: Dok. Twentieth Century Fox

Pada 1996 lalu, Will Smith pernah membintangi film yang saat itu sangat sukses di pasaran, yaitu Independence Day. Film karya sutradara Roland Emmerich ini mengisahkan Steven Hiller (Will Smith) yang bertarung menghadang invasi alien ke bumi.

Film tersebut berhasil mendapatkan pemasukan sebesar 817 juta dolar atau sekitar Rp11, 64 triliun.

20 tahun pasca film pertamanya, 20th Century Fox memutuskan merilis sekuelnya yang berjudul Independence Day: Resurgence. Walaupun Jeff Goldblum dan Bill Pullman kembali terlibat, pemeran utama dalam film ini diganti oleh Liam Hemsworth.

Tampaknya ketidakhadiran Will Smith sangat berpengaruh pada sekuelnya. Independence Day: Resurgence mendapatkan pemasukan lebih rendah dari film pertamanya, yaitu sebesar 390 juta dolar atau sekitar Rp 5,55 triliun.

4. Godzilla: King of the Monsters (2019)

Film Godzilla: King of the MonstersFilm Godzilla: King of the Monsters Foto: Dok. Warner Bros

Pada 2014, Warner Bros merilis reboot Godzilla yang disutradarai Gareth Edwards. Film tersebut melibatkan Aaron Taylor-Johnson dan Elizabeth Olsen sebagai pemeran utamanya. Godzilla berhasil meraup pemasukan sebesar 529 juta dolar atau sekitar Rp7,54 triliun.

Sukses dengan reboot tersebut, Warner Bros dengan percaya diri membuat sekuel Godzilla yang berjudul Godzilla: King of the Monsters. Namun, film ini tidak dibintangi oleh pemeran utama sebelumnya, tetapi diganti oleh Kyle Chandler, Vera Farmiga, dan Millie Bobby-Brown.

Namun sayang, sekuel tersebut tidak berhasil mengikuti film pertamanya yang sukses besar. Pendapatan dari Godzilla: King of the Monsters menurun dibandingkan film pertamanya dengan hanya meraih 387 juta dolar atau sekitar Rp5,51 triliun.

5. Men in Black: International (2019)

Men in Black InternationalMen in Black International Foto: Men in Black International (imdb.)

Film Men in Black memang sangat identik dengan Will Smith. Dia menjadi pemeran utama dalam tiga film pertamanya dan seluruh filmnya sukses besar di pasaran. Film ketiganya bahkan meraup pendapatan sebesar 625 juta dolar atau sebesar Rp8,9 triliun.

Pada 2019, Sony Pictures memutuskan merilis film keempatnya dengan judul Men in Black: International. Namun, duet Will Smith dan Tommy Lee tidak terlibat dalam sekuel tersebut. Peran keduanya digantikan oleh Chris Hemsworth dan Tessa Thompson. Keduanya pernah beradu peran dalam Thor: Ragnarok.

Sayangnya, duet baru ini gagal mendongkrak pendapatan dari sekuel Men in Black Pendapatan film ini jauh menurun dari film-film sebelumnya dengan hanya meraih 254 juta dolar atau sekitar Rp3,62 triliun.

Itulah film-film yang gagal di pasaran dan cenderung merugi karena pemeran utama yang diganti. Apakah ada film favorit kalian dalam daftar tersebut?



Simak Video "Wawancara Eksklusif Bareng Chris Hemsworth di Film ''Men In Black'' "
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)