Curhat Johnny Depp Jadi Korban Tren Boikot: Tak Akan Ada yang Selamat

Asep Syaifullah - detikHot
Kamis, 23 Sep 2021 16:19 WIB
Johnny Depp hadir di Pengadilan Tinggi London, Rabu (8/8/2020) untuk persidangan pencemaran nama baik melawan tabloid The Sun. Foto: AP Photo/Alberto Pezzali
Johnny Depp curhat soal dirinya jadi korban boikot. AP/Alberto Pezzali
Jakarta -

Aktor Johnny Depp mengakui bahwa dirinya telah menjadi contoh korban dari tren yang muncul beberapa tahun belakangan yakni boikot atau cancel culture.

Dalam sebuah acara festival film di Spanyol, ia mengungkapkan berapa banyak peran-peran penting di Hollywood yang hilang setelah mantan istrinya yak i Amber Heard membuat pernyataan palsu terkait isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Johnny Depp pun mengatakan jika masalah tren tersebut sangatlah rumit. Banyak orang yang terlalu terburu-buru dalam menghakimi sesuatu masalah yang sebenarnya belum jelas.

Hal itu pun hanyalah menjadi polusi atau pun mencemarkan serta mengaburkan masalah yang sebenarnya.

"Itu menjadi di luar kendali yang mana aku bisa pastikan bahwa tak akan ada yang selamat darinya (boikot). Tak satu pun dari kalian, apabila seseorang telah berkata sesuatu," ungkapnya dilansir dari AP News.

Penghargaan yang diterima oleh Johnny Depp pun turut dikritik oleh beberapa sineas wanita yang mengaku kecewa kenapa aktor pelaku kekerasan dalam rumah tangga bisa mendapatkan Donostia Awards.

Hal itu dianggap mencoreng nama baik ajang tersebut dan seolah membenarkan tindak kekerasan pada wanita.

Sebelumnya Amber Heard juga mengaku senang usai tuntutan Johnny Depp atas kasus KDRT yang diadukan oleh sang aktris ditolak pengadilan.

Bersama pihaknya, Amber Heard mengemukakan tak terkejut atas keputusan pengadilan menolak gugatan banding Johnny Depp.

"Tuntutan Mr. Depp atas bukti baru dan penting tidak lebih dari strategi pers, dan telah ditolak mentah-mentah oleh Pengadilan," ungkap pihak Amber Heard dalam pernyataannya.

Belum lama ini, Amber Heard juga kembali mengunggah momen lama yang diungkapkannya atas kasus ini. Ia memposting dua foto di mana ia mengenakan dua gaun yang sama dari dua momen yang berbeda.

Yang pertama adalah saat ia mengajukan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Depp pada tahun 2016. Terlihat bekas memar di wajahnya.

Foto selanjutnya memperlihatkan Heard mengenakan baju yang sama di momen putusan pengadilan yang menyatakan Johnny Depp kalah dalam kasus gugatan pencemaran nama baik terhadap surat kabar The Sun.

"Satu gaun, selisih empat tahun. Terkadang penting untuk mengenakan pakaian yang sama dua kali," tulis Heard di keterangan foto yang diunggahnya.



Simak Video "Johnny Depp: Tak Ada yang Aman dari 'Cancel Culture'"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/dar)