Coherence: Bertemu Diri Sendiri dari Realita Berbeda

Ahsan Nurrijal - detikHot
Rabu, 15 Sep 2021 12:02 WIB
Film Coherence (2013).
Coherence, saat bertemu diri sendiri dari realita berbeda. Dok. Ist
Jakarta -

Coherence merupakan film science-fiction dari sebuah studio Indie karya James Byrkit. Walaupun tidak memiliki budget yang fantastis, konsep dalam film ini tetap menarik untuk diikuti. Kamu akan masuk ke dalam wahana bermain yang penuh dengan spekulasi tentang realita alternatif.

Kisah berawal dari wanita bernama Emily (Emily Baldoni) yang sedang menuju ke rumah temannya untuk acara makan malam bersama. Namun, suatu kejadian aneh menimpanya saat dai bertelepon dengan kekasihnya, tiba-tiba HP miliknya retak.

Emily berpikir jika hal ini ada hubungannya dengan Komet Miller yang sebentar lagi akan melewati bumi. Komet tersebut terakhir kali melewati bumi pada tahun 1923 lalu dan efeknya mempengaruhi penduduk bumi yang membuat rangkaian kematian yang aneh.

Film Coherence (2013).Film Coherence (2013). Foto: Dok. Ist

Sesampainya disana, Emily dan pacarnya disambut dengan suka cita. Awalnya acara makan malam tersebut berlangsung lancar dan menyenangkan sampai listrik di rumah tiba-tiba padam.

Kemudian, salah satu dari mereka berargumen jika pemadaman listrik ini akibat dari Komet Miller yang melintasi bumi dan kejadian-kejadian aneh lainnya akan mengikuti setelahnya.

Namun ternyata, ada sebuah rumah yang justru terang benderang saat rumah lainnya sedang terjadi pemadaman. Beberapa dari mereka kemudian mengecek rumah tersebut. Tidak lama setelahnya, mereka kedatangan tamu yang tidak lain adalah diri mereka sendiri dari realita yang berbeda.

Lantas, mengapa ada diri lain dari mereka dari realita lain? Apakah hal tersebut ada hubungannya dengan melintasnya Komet Miller? Jika kamu penasaran, kamu dapat menonton Coherence dalam platform-platform streaming yang tersedia.

Film Coherence (2013).Film Coherence (2013). Foto: Dok. Ist

Coherence dieksekusi dengan segala keterbatasan karena anggaran yang kecil. Tak ada efek CGI yang mewah, hanya berfokus pada kualitas cerita dan akting para pemain yang terlibat.

Interaksi antara delapan karakter di dalamnya begitu natural seakan terlihat seperti percakapan yang biasa dilakukan saat acara-acara reuni.

Ini menjadi salah satu keistimewaannya karena kamu tidak akan bosan mengikuti pembicaraan tersebut karena ada beberapa obrolan yang menarik seperti anomali-anomali yang terjadi di alam semesta.

Biasanya, film-film science-fiction Hollywood sering mengabaikan unsur-unsur sains dan secara total berfokus pada fiksi-fiksi yang liar. Namun dalam Coherence, James Bykrit mengambil beberapa unsur sains, kemudian mengaitkannya, hingga menciptakan sebuah teori fiksi tentang realita alternatif yang cukup masuk akal.

Seperti film-film sci-fi indie lainnya, Coherence memiliki makna tersirat yang terkesan filosofis dalam ceritanya. Film ini mengeksplorasi pilihan-pilihan hidup dan pengenalan diri.

Mulai dari siapa diri kita? Siapa orang-orang di sekitar kita? Apa kita bagian nyata dari kehidupan? Dan masih banyak lagi. Walaupun dengan budget rendah, kualitas cerita dari Coherence membuatnya lebih kaya.



Simak Video "Rekomendasi Film dan Serial Terbaru yang Sayang untuk Dilewatkan"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)