Afterlife of the Party: Matinya Seorang Partygoers

Shifa Nur Fadilla - detikHot
Jumat, 10 Sep 2021 11:26 WIB
Film Afterlife of the Party
Film Afterlife of the Party. Dok. Netflix
Jakarta -

Siapa yang tahu kapan kematian akan datang menghampirinya dan apa yang akan terjadi setelahnya? Apakah yang kita lakukan selama hidup sudah cukup untuk mengantarkan pada kehidupan yang lebih tenang? Itulah pertanyaan yang menggambarkan sebuah film berjudul Afterlife of The Party. Afterlife of The Party salah satu film yang baru saja rilis di Netflix pada 02 September 2021.

Afterlife of The Party film yang disutradarai oleh Stephen Herek ini bercerita tentang kehidupan setelah kematian. Film ini menggambarkan tentang kematian dan penyesalan manusia semasa hidupnya. Alih-alih mengemas film secara suram dan horror untuk menggambarkan sebuah kematian, Stephen Herek justru memberikan beragam warna dan gemerlap pada film Afterlife of The Party. Sungguh sebuah film yang memberikan pandangan berbeda tentang kematian.

Victoria Justice yang berperan sebagai Cassie dipilih sebagai tokoh utama dari film ini. Bercerita tentang Cassie seorang perempuan sosialita yang hidup bersama sahabatnya Lisa (Midori Francis). Ia sangat menggilai pesta dan berbanding terbalik dengan Lisa yang lebih suka menyendiri.

Suatu hari Cassie dan Lisa beradu pendapat setelah Cassie mengajak Lisa pergi ke pesta. Di hari itu jugalah kehidupan Cassie berhenti berputar. Ia terpeleset lantaran mabuk berat sehingga kepalanya terbentur. Cassie pun dinyatakan meninggal, ia pergi begitu cepat.

Di sinilah awal dari kehidupan setelah kematian Cassie dimulai. Cassie terbangun dan ia bertemu dengan Val (Robyn Scott) seorang malaikat yang akan mendampingi Cassie selama perjalanan setelah kematiannya. Val menjelas bahwa Cassie masih berada di tengah-tengah antara surga dan neraka. Apa yang telah dilakukan Cassie selama hidupnya belum cukup untuk membawanya hidup tenang di surga.

Hanya ada penyesalan yang dirasakan Cassie. Selama hidupnya hanya sibuk berpesta dan tidak pernah meluangkan waktunya untuk orang-orang terdekatnya. Atas dasar penyesalan itu Cassie memilih untuk kembali ke dunia sebagai arwah. Ia akan berusaha untuk terakhir kalinya menjadi berguna bagi orang-orang terdekatnya.

Film tentang kematian dan penyesalan selama hidup ini dikemas jauh dari kata horor. Afterlife of The Party justru sengaja dibuat oleh Stephen Herek dengan balutan komedi. Hal itu ditujukan agar pesan perihal penyesalan manusia selama hidupnya dapat tersampaikan dengan cara yang ringan dan sederhana.

Hidup hanya sekali dan tidak ada yang bisa memutar waktu, dengan menonton Afterlife of The Party ini akan membawa penonton untuk berpikir kembali apa saja yang sudah diperbuat selama hidupnya dan bagaimana seharusnya untuk menghabiskan hidup.

Film Afterlife of the PartyFilm Afterlife of the Party Foto: Dok. Netflix


Simak Video "Netflix Dikabarkan Sedang Siapkan Video Games di Platform-nya"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)