Sutradara Fear Street Ingin Buat Film Horor dalam Semesta Sinematik

Ahsan Nurrijal - detikHot
Senin, 19 Jul 2021 19:39 WIB
Fear Street Part 3: 1666
Foto: dok. Netflix
Jakarta -

Menyusul perilisan film terakhir dari trilogi Fear Street di Netflix, Leigh Janiak sebagai sutradara berharap untuk melanjutkan franchise dengan dunia horor yang saling berhubungan dengan gaya layaknya semesta sinematik yang dimiliki Marvel.

Dalam Fear Street, setiap film berhubungan satu sama lain. Selain itu, berbagai karakter yang muncul di tiap filmnya juga berkaitan.

Trilogi Fear Street dirilis selama tiga minggu di Netflix. Dimulai dengan Fear Street Part One: 1994, lalu dilanjutkan dengan Fear Street Part Two: 1978, dan diakhiri oleh Fear Street Part Three: 1666.

Fear Street melakukan formula yang sama di setiap akhir cerita, yakni menampilkan penyelesaian sesuai dengan apa yang diharapkan oleh tokoh protagonis dalam film.

Saat sesi wawancara dengan IndieWire, Leigh Janiak membahas rencananya untuk melanjutkan proyek lain dari seri Fear Street. Dia memiliki rencana untuk membuat rangkaian film yang saling berhubungan layaknya Marvel Cinematic Universe (MCU).

"Salah satu hal menarik tentang Fear Street adalah kenyataan bahwa alam semesta itu besar dan memungkinkan banyak ruang. Salah satu hal yang saya bicarakan sebelum saya dipekerjakan adalah bahwa kami memiliki potensi di sini untuk membuat horor Marvel. Anda dapat memiliki pembunuh-pembunuh dari banyak era yang berbeda. Anda memiliki kanon mitologi utama kami yang dibangun di sekitar fakta bahwa iblis tinggal di Shadyside, jadi ada juga ruang untuk yang lainnya," ujar Janiak.

"Saya pikir harapan saya adalah bahwa penonton cukup menyukainya sehingga kami dapat mulai membangun (lebih banyak). Kami dapat memikirkan seperti apa trilogi lainnya, apa yang berdiri sendiri, seperti apa TV itu. Saya bahkan tidak memikirkannya seperti TV atau film lagi. Itulah hal hebat tentang Netflix dan tentang apa itu Fear Street, yang merupakan jenis hibrida baru. Saya senang dengan kemungkinan apa lagi yang bisa terjadi," lanjut Janiak.

Fear Street bisa memiliki masa depan yang cerah jika trilogi tersebut dianggap berhasil oleh Netflix. Seri Fear Street karya R.L. Stine berisi 17 buku, sementara trilogi yang telah tayang hanya terinspirasi dari buku tersebut dan bukan sebuah adaptasi langsung. Masih banyak hal yang dapat digali untuk diadaptasi menjadi film untuk seri Fear Street selanjutnya.

Saat ini, Netflix belum mengumumkan rencana apapun untuk masa depan Fear Street. Ada kemungkinan Netflix akan berlanjut dengan Fear Street Part Four atau bahkan beberapa film lain yang terhubung dan membuat sebuah universe seperti keinginan Janiak. Menarik untuk melihat perkembangan selanjutnya mengenai masa depan dari Fear Street.



Simak Video "Mediasi Wenny Ariyani dan Rezky Aditya soal Pengakuan Anak Gagal!"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/srs)