Selama Pandemi Angga D. Sasongko Buat 50 Produksi di Visinema

Faidah Umu Sofuroh - detikHot
Rabu, 16 Des 2020 19:47 WIB
Xtraordinary Festival
Foto: Faidah Umu Sofuroh
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang sudah menyerang Indonesia sejak Maret 2020 lalu membuat segala pergerakan terbatas. Namun ternyata pandemi ini tak menyurutkan produktivitas dari seorang film director kenamaan di Indonesia Angga Dwimas Sasongko.

Sutradara Filosofi Kopi ini ternyata masih sangat aktif dalam memproduksi karya-karyanya melalui dapur Visinema Picture. Bahkan, hingga Desember 2020 ini Visinema telah membuat lebih dari 50 produksi. Hal itu diungkapkannya dalam acara Xtraordinary Festival yang disiarkan secara live streaming di detikcom.

"So far selama pandemi, Visinema itu udah ngerjain lebih dari 50 produksi. Dari 50 produksi yang kita bikin, kita belum punya satu pun kasus yang terjadi di dalam sistem kita. Dari 50 produksi nggak ada kasus infected itu bukti kita punya mentalitas," ucap Angga, Rabu (16/12/2020).

Menurut Angga, setiap karya yang ia buat pasti memiliki tantangannya tersendiri. Seperti saat proses kreatif pembuatan film, ia harus bisa menebak pasar yang sedang ramai hingga dua tahun yang akan datang.

"Kayak hari ini kita lagi ngerjain film buat tahun 2022. Itu kan challenge-nya gede ya, apa yang terjadi di 2022 apa yang orang suka di 2022 karena butuh waktu untuk mengerjakan film," tuturnya.

Tak hanya itu, dalam bidang distribusi pun tak luput menjadi tantangan. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, dunia streaming film menjadi dunia yang sangat ramai. Sehingga ia pun harus bisa mencari celah untuk mendistribusikan karyanya dalam industri tersebut.

"Tantangan sekarang dunia streaming lagi perang gila-gilaan. Di satu sisi sebagai content creator kita punya banyak opsi. Sehingga kita harus punya banyak alternatif distribusi si. Jadi itu si tantangannya jadi distribusi sama content creation itu akan selalu jadi tantangan karena dia akan selalu jadi hal yang constantly change," paparnya.

Menjadi seorang content creator, menurut Angga, juga harus berani merekrut orang-orang yang lebih pintar atau kompeten di berbagai bidang. Menurutnya, hal itulah yang membuat proses kreatif tetap berjalan.

"Sebenarnya salah satu yang paling penting misalnya temen-temen pengen bikin usaha kreatif harus berani hire orang-orang yang lebih pintar dari kita. Kadang-kadang kita cuma pengen jadi yang paling pintar di ruangan padahal itu adalah salah satu strategi terburuk. Sementara gue beruntung banget punya tim yang oke. Itu salah satu bensin untuk tetap kreatif di Visinema," tukasnya.

Ia juga mengatakan merasa beruntung karena meskipun dalam kondisi pandemi, tapi ia bersama Visinema Pictures bisa tetap produktif menghasilkan karya. Bahkan, lanjutnya, ia merasa kinerjanya di tahun ini lebih efisien.

"Kita bisa punya project yang ternyata lebih efisien, dan ini yang bisa kita temukan di 2020 dan hopefully bisa kita bawa di masa depan," tandasnya.

(mul/ega)