Ridwan Kamil Jelaskan soal Izin Bioskop Mulai Buka di Bandung

Dicky Ardian - detikHot
Sabtu, 10 Okt 2020 10:05 WIB
Sembilan bioskop di Kota Bandung kembali beroperasi. Pengoperasian sejumlah bioskop itu dilakukan meski Kota Bandung tengah berstatus zona merah COVID-19.
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Jakarta -

Bioskop di Bandung dikabarkan sudah menggelar lagi layarnya untuk disaksikan para penonton. Benarkah Bandung sudah aman untuk membuka kembali bioskopnya?

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengungkapkan izin tersebut bukan dirinya yang mengeluarkan. Pembukaan bioskop di Bandung menurutnya adalah wewenang dari pemerintah kota atau kabupaten itu sendiri.

"Itu kebijakan lokal, kita monitor saja. Pada prinsipnya harus bertanggung jawab terhadap apa yang diputuskan," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

"Kalau ternyata aman ya secara teori dan benar, kalau nggak harus bertanggung jawab terhadap perkiraan yang keliru," lanjutnya.

Sebelumnya dikabarkan 9 dari 15 bioskop di Bandung dilakukan relaksasi. Hal itu disampaikan oleh Dewi Kaniasari, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung.

"Total sembilan bioskop, dari 15 bioskop di Kota Bandung," kata Dewi.

Menurut Dewi, bioskop yang sudah melakukan relaksasi harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara itu, bioskop yang belum buka ia sebut karena belum mengajukan permohonan semata.

"Ada yang belum ajukan permohonan saja," ujarnya.

Sebelumnya sejumlah bioskop memutuskan untuk kembali beroperasi di Bandung pada Jumat (9/10), meski status ibu kota Jawa Barat itu masih zona merah atau daerah dengan kerawanan COVID-19 yang tinggi.

Salah satu bioskop yang kembali beroperasi tersebut adalah jaringan CGV Cinemas. Public Relation Manager CGV Cinemas Hariman Chalid mengonfirmasi kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (8/10).

"Iya betul. Besok (9/10) rencananya buka," kata Hariman.

Berbeda dengan CGV Cinemas, XXI belum akan memutar layarnya pada pekan ini. Hal tersebut diungkapkan XXI dalam pernyataan resmi yang diterima detikcom.

"Hingga saat ini (9 Oktober 2020) Cinema XXI belum melakukan kegiatan operasional kembali di Bandung," bunyi pernyataan tersebut.

Terhitung, sudah tujuh bulan bioskop XXI belum beroperasi. Sektor hiburan jasa ini menjadi salah satu yang terkena dampaknya.

XXI belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai masih ditutupnya operasional bioskop XXI meski sudah ada izin dari Pemerintah Kota Bandung.

"Nanti akan kami sampaikan alasannya," ungkap Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol.

Meski belum beroperasi, XXI memastikan perawatan dan pemeliharaan bioskop sesuai dengan protokol kesehatan. Di antaranya penyemprotan disinfektan secara berkala.

"Semua dikerjakan oleh satuan tugas khusus yang dibentuk sejak saat bioskop berhenti beroperasi sementara waktu," imbuh Dewinta.

(dar/aay)