Tampilkan Adegan Seks Antara Penculik dan Korban, Film Netflix Ini Dihujat

Asep Syaifullah - detikHot
Senin, 08 Jun 2020 21:15 WIB
365 DNI
Film 365 DNI. Foto: Dok. Instagram/365dniofficial
Jakarta -

Film '365 DNI' yang tayang di Netflix menjadi bahan pembicaraan banyak orang usai menampilkan adegan seks antara korban dan sang penculik.

Beberapa netizen pun melontarkan kritikan mereka melalui media sosial tentang Stockholm Syndrome yang dibuat menjadi hal romantis oleh film tersebut.

Stockholm Syndrome sendiri adalah respons psikologis yang muncul pada sandera penculikan di mana mereka menunjukkan kesetiaan pada penyanderanya tanpa memperdulikan bahaya atau risiko yang ada.

Selain itu ada pula yang menyebutkan jika film tersebut sangatlah payah dan mirip dengan film-film porno karena hanya menjual sensualitas dan adegan ranjang saja.

'365 DNI' merupakan film yang diangkat dari novel erotis karya Blanka Lipinska. Cerita tersebut berkisah antara bos mafia bernama Massimo Torricelli (diperankan Michele Morrone) yang menculik Laura Biel (Anna Maria Sieklucka).


Laura sendiri merupakan wanita karier yang sukses dari Polandia. Untuk menyelamatkan pernikahannya, ia pun berwisata ke Sicilia.

Namun ternyata di sana, ia malah bertemu dengan Massimo yang menculik dan menyekapnya dalam sebuah vila. Massimo pun memaksa Laura untuk jatuh cinta ke padanya dalam jangka waktu 365 hari.

Film tersebut dijadwalkan tayang sejak 7 Juni 2020 di Netflix dan dijuluki sebagai '50 Shades of Grey ala Polandia'.



Simak Video "'Hellbound' Geser 'Squid Game' Jadi Tayangan Terpopuler di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/nu2)