detikHot

movie

Pandangan Ronny Gani Soal Potensi Animator di Indonesia

Kamis, 03 Mei 2018 15:15 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Foto: Asep Syaifullah Foto: Asep Syaifullah
Jakarta - Ronny Gani adalah salah satu anak bangsa yang terlibat dalam penggarapan film-film Hollywood berdana besar, mulai dari 'Pacific Rim' hingga 'Avengers: Infinity War'. Sebagai animator, dirinya melihat, Indonesia adalah negara yang potensial. Sebab, menurutnya Indonesia memiliki banyak orang-orang kreatif di dalamnya.

"Karena pada dasarnya animasi ini adalah lebih bersifat vokasi atau keterampilan, jadi sangat bisa untuk dilatih. Pada umumnya, anak muda Indonesia juga memiliki kreatifitas yang tinggi. Melihat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, secara teori kita harusnya bisa menciptakan animator dalam jumlah besar juga, tinggal masalah adanya sarana dan prasarana yang tersedia atau tidak," ungkapnya kepada detikHOT melalui surat elektronik, baru-baru ini.

Menurutnya, hal tersebut didukung dengan industri animasi internasional yang, dilihatnya, nyaris bebas dari diskriminasi. Ronny Gani menilai, tak peduli darimana pun animator berasal, yang dinilai adalah kemampuan dari individu tersebut.

Baginya, hal itu membuat sangat memungkinkan apabila ada anak Indonesia yang ingin berkarier di industri animasi internasional.



"Uniknya adalah, industri internasional tidak terlalu peduli jika artist atau pekerja seni itu berasal darimana. Kita semua sama, selama bisa memperlihatkan kualitas skill yang bisa memenuhi standar mereka yang tinggi, kesempatan akan selalu terbuka," jelasnya.

Ada beberapa cara yang menurut Ronny Gani perlu dipraktekan bagi mereka yang ingin memulai karier sebagai animator.

"Terus melakukan pengembangan diri, baik skill di bidang animasi sendiri maupun soft skill seperti disiplin, hard working, lebih proaktif, profesional dan positive minded. Jangan lupa untuk 'bergaul' untuk membangun networking, yang akan membantu saat mencari pekerjaan," sarannya.

"Cari parameter untuk dikejar, misalkan ada animator yang kerja di studio animasi X, cari tau karya dan skill-nya seperti apa, dan jadikan itu sebagai parameter untuk bisa masuk dan bekerja di studio tersebut," sambungnya.

Berangkat dari pengalamannya, Ronny Gani kini membuka kursus bagi mereka yang ingin merintis karier di bidang yang kini digelutinya. Kursus tersebut bernama Bengkel Animasi.



Ia bercerita, ide tersebut datang ketika ia merasa bahwa di Indonesia, sarana untuk belajar animasi, pada masanya, kurang memadai.

"Berangkat dari pengalaman saya tentang kurang memadainya sarana untuk belajar animasi di Indonesia, saya berinisiatif mendirikan kursus online Bengkel Animasi untuk animator-animator indonesia, baik yang baru mau mulai atau bahkan yang sudah mulai bekerja," urainya.

Ronny Gani sengaja membuat kursus tersebut berbasis daring di bengkelanimasi.com. Sebab, ia ingin murid-muridnya dapat leluasa mengakses kelasnya kapan pun dimana pun.



Dengan membuat kursusnya berbasis daring, Ronny Gani juga berharap muridnya bisa datang dari mana saja. Ia pun tak sendirian, ia dibantu oleh beberapa rekannya sesama animator untuk mengajar.

"Kurikulum kami ciptakan mengikuti standar kebutuhan animasi di lapangan, dan tim pengajar kami memiliki pengalaman yang panjang di industri animasi Tanah Air, dan rata-rata berposisi sebagai Animation Supervisor atau Head of Animation Dept.

Dengan demikian, para peserta akan dibekali oleh knowledge dan practical tips oleh orang-orang yang memang ahli dan sudah terbukti di bidangnya," paparnya.


(srs/doc)


Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com