Lewat rilis yang diterima detikHOT melalui seorang penulis Hyacintha Bonafacia, sosok tersebut bernama Theodore Sandy Hermawan. Pria asal Bandung itu duduk sebagai salah satu bagian yang menangani Visual Effects (VFX) di film tersebut.
Dalam petikan wawancara yang tertera dalam rilis tersebut, Sandy sudah dipercaya menangani visual effects film-film besar Hollywood sejak 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu di Vancouver pas lagi terkenal bikin visual effects movie. Jadi mulai saya pelajari dan diteliti sendiri gimana membuat realistic CG (Computer Graphics)," ujar Sandy Hermawan.
Selama satu tahun Sandy menyelami bidang VFX. Hingga kemudian hasil karyanya dilirik sejumlah film-film produksi besar untuk meng-hire jasanya.
"Saya fokus di bidang FX. Setelah fokus belajar satu tahun, saya melamar pekerjaan di Moving Picture Company. Dari situ saya bertemu produksi-produksi film besar lain," sambung Sandy.
Ternyata tak hanya 'Justice League', sentuhan karya Sandy Hermawan juga telah muncul di sejumlah film lain. Di antaranya 'The Dark Tower', 'Ghostbusters', juga seri 'Batman v Superman: Dawn of Justice' yang rilis 2016 lalu. Simak perjalanan kariernya lebih dalam di artikel selanjutnya! (doc/nu2)











































