Seperti pada sesi tanya jawab usai pemutaran film pendek yang diwakili oleh Kamila Andhini (Memoriam) dan Warapoj Inlao (Ghost). Para penonton bebas menanyakan ataupun menyampaikan kesan mereka atas karya dua sutradara itu.
Kamila Andhini pun menceritakan pengalamannya saat menyutradarai film yang bercerita tentang perempuan korban perang itu. Ia tengah hamil tujuh bulan dan terpaksa harus mendengar cerita pilu soal pemerkosaan yang dihadapi oleh para korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepertinya kehamilan saya saat itu menjadi berkah untuk bisa lebih dekat dengan mereka," ujar putri dari sutradara Garin Nugroho itu saat tampil di Taman Budaya Yogyakarta pada Rabu malam (30/11/2016).
Selain itu ada kisah unik dari Warapoj Inlao yang mendapat kritik karena ada beberapa gambar still yang terlalu memakan durasi dalam film bergenre dokumenternya itu.
"Sejujurnya saya tidak membuat (gambar still hingga lebih dari dua puluh detik) itu secara sengaja ataupun punya arti khusus. Saya hanya mengikuti intuisi apakah cukup atau tidaknya transisinya," pungkas sutradara asal Thailand itu.
(ass/tia)











































