Menurut Yosep Anggi, film tersebut bercerita tentang hidup penyair Wiji Thukul yang berada dalam masa pelarian di tahun 1996 setelah peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996.
Film ini menjadi karya film panjang kedua bagi Yosep Anggi, setelah 'Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Alexander Skarsgard Bicara tentang Perannya di 'The Legend of Tarzan'
'Istirahatlah Kata-Kata' yang memiliki judul internasional 'Solo, Solitude' ini masuk dalam kompetisi pada sesi Concorso Cineasti del presente. Yakni ajang kompetisi para pembuat film dari berbagai belahan dunia yang terpilih berkompetisi untuk film pertama atau keduanya.
Sebelumnya, 'Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya' pertama kali juga ditayangkan pada kompetisi yang sama pada 2012.
"Film ini didedikasikan untuk penonton Indonesia. Terutama generasi muda. Segera kami akan membawa film ini pulang dan mengusahakannya tayang di bioskop Indonesia," tutur sang Produser, Yulia Evina Bhara.
Film ini terwujud lewat kolaborasi beberapa pihak. Di antaranya Yayasan Muara, KawanKawan Film, Partisipasi Indonesia, dan LimaEnam Films. Terlibat di dalamnya sebagai pemain adalah Gunawan Maryanto (sebagai Wiji Thukul), Marissa Anita (pemeran Sipon, istri Wiji), Eduwart Boang, Arswendy Nasution, Davi Yunan dan Melanie Subono.
(doc/mmu)











































