detikHot

Laporan dari Los Angeles

Dulu, Datang ke Piala Oscar Cuma Bayar 5 Dollar

Jumat, 04 Mar 2016 16:43 WIB Adhie Ichsan - detikHot
Foto: Adhie Ichsan/detikHOT Foto: Adhie Ichsan/detikHOT
Los Angeles -

Malam puncak Academy Awards selalu menjadi magnet bagi para pecinta film untuk hadir langsung. Apalagi acara itu dipenuhi selebriti papan atas. Tahukah Anda, dulu saat pertama acara ini digelar, penonton cukup membayar US$ 5 atau sekarang sekitar Rp 65 ribu jika ingin menyaksikan langsung.


Tentunya harga tiket itu nilainya berbeda dari sekarang. Academy Awards pertama kali digelar pada 16 Mei 1929 di Blossom Room, the Hollywood Roosevelt Hotel di kawasan Hollywood, tak jauh dari Dolby Theatre. Saat itu acara hanya dihadiri 270 orang. Saat pertama kali diselenggarakan, para pemenang Academy Awards sudah diumumkan tiga bulan sebelum acara perayaan.

 
"Peraturan kemudian berubah satu dekade berikutnya. Daftar pemenang diberikan kepada media cetak untuk dipublikasikan pukul 11 p.m di malam penghargaan," demikian keterangan yang didapatkan detikHOT dari staf The Academy, di Los Angeles, Amerika Serikat, sesaat usai perhelatan Oscar.


Namun pada 1940, salah satu media Los Angeles Times melanggar kesepakatan embargo, dan menerbitkan nama pemenang Oscar untuk edisi sore hari. Jadi para tamu sudah mengetahui pemenang Oscar sebelum acara dimulai. Mulai dari situlah The Academy menggunakan sistem amplop tertutup untuk daftar pemenang, yang digunakan hingga saat ini.


Tempat perhelatan Oscar juga sempat berpindah-pindah, dari Roosevelt ke Ambassador and Biltmore Hotels. Setelah 15 tahun diselenggarakan dengan konsep perjamuan, Academy Awards diberikan dengan cara yang berbeda setelah tahun 1942.

 
Ketika itu kondisinya tak memungkinkan untuk menggelar perjamuan, karena sedang dalam situasi perang dan jumlah peserta yang semakin banyak. Mulai sejak itu malam puncak Oscar diadakan di panggung teater.


Perayaan Academy Awards kemudian disiarkan di televisi pada 19 Maret 1953, dan pada 1966 siaran Oscar untuk pertama kalinya dipresentasikan dengan warna. Dolby Theatre yang berada di Hollywood and Highland Center (dulunya Kodak Theatre) menjadi rumah Oscar sejak tahun 2002.


Pada tahun pertama, ada 15 piala yang diberikan, termasuk beberapa piala sekaligus untuk kategori penyutradaraan dan penulisan. Namun di tahun selanjutnya kategori dikurangi hanya menjadi tujuh, dua untuk akting dan masing-masing untuk Outstanding Picture, Directing, Writing, Cinematography dan Art Direction. Sejak itu, jumlah kategori terus bertambah dengan perlahan, namun stabil.


Kebutuhan untuk memberikan penghargaan spesial di luar kategori standar sudah dipikirkan sejak awal. Pada tahun 1927 ada piala untuk Warner Bros. atas produksi film mereka 'The Jazz Singer', dan tahun selanjutnya untuk Charles Chaplin yang menjadi produser, sutradara, penulis dan bintang utama di 'The Circus'.


Pada 1934, tiga kategori baru mulai ditambahkan; Film Editing, Music Score dan Song. Di tahun yang sama, The Academy menyewa jasa firma Price Waterhouse untuk mentabulasi dan menjaga rahasia daftar pemenang.


Dua tahun kemudian, kategori Best Supporting Actor dan Supporting Actress ditambahkan, dengan pemenang Walter Brennan di film 'Come and Get It' serta Gale Sondergaard di film 'Anthony Adverse.' Hingga saat ini, Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) memberikan penghargaan untuk 24 kategori.


Selama 88 kali diselenggarakan, hanya ada tiga kali acara Academy Awards mengalami kendala dan tak sesuai dengan jadwal. Yang pertama terjadi pada 1938 saat aada banjir besar di kawasan Los Angeles, hingga menyebabkan penundaan selama satu minggu.


Selanjutnya acara Academy Awards ditunda pada 1968 dari 8 April ke 10 April untuk menghormati Dr. Martin Luther King Jr. yang tewas dibunuh beberapa hari sebelumnya. Pemakaman Martin Luther King Jr. dilakukan pada 9 April.

 
Academy Awards juga sempat ditunda selama 24 jam karena upaya pembunuhan terhadap Presiden Ronald Reagan pada 1981. Sementara pada 2003, ketika AS menginvasi Irak sehari sebelum acara Oscar, perhelatan itu tetap digelar tapi area red carpet hanya berada di depan teater. Wartawan tidak diperkenankan berada di area red carpet untuk mengambil foto, termasuk melakukan wawancara.


Dan tahun berikutnya hingga sekarang, Oscar kembali diselenggarakan dengan glamor. Saat ini semua yang hadir di Oscar hanya tamu undangan. Tidak ada tiket yang dijual ke publik agar Anda bisa menonton Oscar secara langsung.




(ich/mmu)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com