Film yang sempat diputar di Venice Film Festival itu juga merangkum pemikiran Joko dalam melihat keadaan sosial dan politik di Tanah Air.
Penyampaian ungkapan hati sutradara 'Pintu Terlarang' dan 'Modus Anomali' ini pun dilekatkan pada sosok Alek dan Sari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bikin skenarionya emang buat Tara. Nggak tahu ya, yang ada di bayangan saya itu Tara aja. Makanya emang nggak ada audisi di sini," ungkapnya saat ditemui usai menggelar press screening, 'A Copy of My Mind', Rabu (3/2/2016).
Film yang disiapkan dalam tiga seri ini memang digarap Joko berbeda dengan film-film sebelumnya. Budget yang minim membuat Joko memutar otak untuk mewujudkan film ini meski dengan fasilitas hingga kru serta pemain yang terbatas.
"Perhitungannya bener-bener dimatengin. Ini film yang dari penggarapan aja paling sedikit krunya. Tapi saya bersyukur, film ini diapresiasi bahkan akhirnya bisa masuk ke festival," papar Joko.
(doc/tia)











































