Sejarah merupakan bagian dari peradaban. Dan prasasti atau monumen dibangun untuk mengingatkan generasi penerus tentang kontribusi para individu yang berjasa dalam bidang pekerjaannya.
Dalam film 'The Monuments Men' (2014) yang dibintangi George Clooney, disebutkan Hitler memiliki gudang superbesar untuk penyimpanan karya seni dari negara-negara jajahannya. Hitler menyimpan rencana untuk menghancurkan semua karya seni itu agar di masa depan tak ada yang mengetahui peradaban dari negara-negara itu.
Seni dan sejarah memang sangat erat kaitannya. Dan E. M. Stuart yang menjabat sebagai President of the Hollywood Chamber of Commerce pada 1953, berhasil mengeluarkan ide paling cemerlang dalam pembangunan monumen sejarah di industri hiburan yang menarik minat turis dari berbagai belahan dunia. Pada 2003 saja tempat ini tercatat berhasil menarik 10 juta pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari Elizabeth Taylor hingga Alec Baldwin dan Jackie Chan, Mickey Mouse ke cap tangan dan kaki Darth Vader serta R2 D2 dari film Star Wars. Hampir semua aktor dan tokoh dari industri film, disematkan namanya pada bintang besar di jalan setapak. Tapi ada juga dari bidang musik, televisi, hingga teater.
"Ide awalnya berasal dari ruang makan Hotel Hollywood yang historis, mereka memiliki gambar bintang di bagian atap dengan nama-nama selebriti. Inilah yang kemudian dijadikan ide untuk menempatkan bintang di sisi jalan," kata seorang pemandu tur yang tengah memberikan penjelasan kepada sekelompok turis di depan Hollywood Hotel. Di belakang mereka terpampang sebuah bukit di kejauhan dengan tulisan 'Hollywood'.

Masing-masing bintang yang dipasang dengan nama selebriti, berasal dari kontribusi mereka di dunia hiburan. Lambang kamera film klasik di tengah bintang mewakili tokoh film layar lebar, lambang antena televisi mewakili industri televisi, rekaman Phonograph mewakili musik atau rekaman audio, gambar mikrofon radio untuk tokoh di bidang radio broadcasting, sementara lambang topeng komedi mewakili artis pertunjukan.
Sebagian besar bintang yang dipasang berasal dari tokoh di industri film layar lebar. Hal ini dimaklumi karena Hollywood memang hidup dari industri film.
Mendengar kata Hollywood, tentu yang ada dalam bayangan kita adalah suasana glamour. Tapi tidak semua jalan setapak dari 2 ribuan bintang yang tersebar di sepanjang 2 kilometer Hollywood Walk of Fame menimbulkan kesan tersebut. Masih ada juga beberapa gelandangan di beberapa sudut jalan. Dan ada juga vandalisme di antara bintang-bintang tersebut.

(ich/ron)











































