"Jadi cukup seru dan menarik walaupun pada awalnya gue ngarep isi suara Megatron, tapi rupanya nggak ada, jadinya gue ngisi suara manusia. Nggak apa-apa juga," kata Tian.
'Transformers: Age of Extinction' dengan dialog berbahasa Indonesia akan ditayangkan di HBO Asia pada Lebaran mendatang. Tian kedapatan mengisi suara Harold Attinger (Kelsey Grammer), agen CIA yang paranoid dan menciptakan Cemetery Wind untuk menghancurkan seluruh Transformers dari bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya minat banget isi suara robot, tapi ternyata ada Bebi Romeo (Optimus Prime) dan Iwa K (Hound) yang suaranya lebih robot," kata Tian.
Pesinetron yang kini sibuk bisnis di bidang pengembangan aplikasi itu merasa bangga bisa mendapatkan kesempatan menjadi dubber. Nanti Tian berencana pamer kepada anaknya JUno apabila ia sudah cukup besar.
"Let say 5 tahun lagi. Umur 6,5 tahun kan dia udah ngerti nih, saya bisa bilang 'Ini nih suara bapak.' Jadi gue bangga bisa bilang begitu, meskipun bukan gue yang main tapi suaranya," tuturnya.
Baca Juga: Paul Feig Rilis Alat Penangkap Hantu Tim 'Ghostbusters'
Tantangan menjadi dubber bagi Tian adalah menafsirkan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia yang lebih sederhana. Bahasa Indonesia memiliki suku kata yang lebih banyak, sehingga jika ada dialog panjang dari karakternya, ia bisa kerepotan.
"Nah, karakter yang gue mainin ini, si Harold, dia udah ngomongnya cepet kalimatnya itu banyak isinya. Kalau diterjemahin ke bahasa indonesia jadi susah," kata Tian yang sebelumnya pernah ditawari mengisi suara bahasa Indonesia untuk film 'Despicable Me' itu.
(ich/ich)











































